Raja Ampat Bukan Sekedar Impian Belaka

5:41 PM
Setiap mendengar nama Kota Sorong apa yang muncul di benak kalian? Papua, Raja Ampat atau Koteka? Bagi yang menyukai laut, tentu jawaban Raja Ampat yang terlontar pertama kali. Saya setuju, begitu pula dengan saya apabila mendapat pertanyaan seperti itu akan menjawab dengan lantang, Raja Ampat. Destinasi wisata bahari Raja Ampat tidak perlu diragukan lagi kemasyhuran dan kecantikan biota lautnya.

Hasil gambar untuk raja ampat
Raja Ampat (sumber foto : National Geographic)
Setelah saya tiba di Kota Sorong, dengan tiket pesawat yang saya beli dari tiket.com, hal pertama yang saya lakukan tentu saja menuju ke Pelabuhan Sorong. Terdapat beberapa alternatif moda transportasi untuk menuju Pelabuhan, seperti menyewa mobil atau yang paling hemat dengan memilih angkutan umum. Tiba di Pelabuhan, perjalanan tidak berakhir begitu saja, saya harus melanjutkan perjalanan laut dengan memilih kapal cepat dan waktu tempuh perjalanan sekitar 2 jam.
Hasil gambar untuk pelabuhan sorong
Pelabuhan Sorong ( sumber foto : maritime news)
Setibanya di Pelabuhan Waisai, saya harus membayar biaya masuk Raja Ampat sebesar Rp. 500.000 untuk mendapat Kartu Tanda Masuk dan Pin Raja Ampat, pin ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun, jadi harus disimpan dengan baik, jika nanti bepergian ke Raja Ampat lagi.
Hasil gambar untuk pin raja ampat
Pin Raja Ampat (sumber foto : detik travel)
Untuk penginapan, saya memilih homestay di Pulau Arborek, alasannya supaya saya bisa berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat Raja Ampat. Tarif penginapan di Pulau Arborek rata-rata sekitar Rp. 350.000 termasuk makan.

Lalu, kemana tujuan destinasi saya selanjutnya? 
Di Raja Ampat, tujuan yang menjadi incaran saya dan wisatawan lain tentu saja mengunjungi Pulau Misool. Pulau Misool ini merupakan salah satu dari empat pulau besar di Kepulauan Raja Ampat dan berbatasan dengan Laut Seram. Pemandangan laut di Pulau Misool ini tentu akan membuat saya berdecak kagum dengan hamparan laut berwarna hijau toska dan sederetan pulau batu karang. Wilayah ini merupakan daerah segitiga karang dunia yang memiliki pemandangan dasar laut yang indah.
https://phinemo.com/wp-content/uploads/2018/01/18948234_301797376914429_7368090364214771712_n.jpg
Pulau Misool (sumber foto : phinemo)
Destinasi selanjutnya yaitu mengunjungi Pulau Wayag. Pulau Wayag ini menjadi ikon wisata dari Raja Ampat. Di Pulau Wayag ini, saya bisa melihat gugusan pulau yang berjajar dan berwarna hijau dan tentu saja tidak akan berhenti untuk mengambil foto panorama dari beragam sisi. Tidak puas hanya dengan menikmati dari atas bukit, saya harus menceburkan diri ke dalam air laut yang berwarna hijau toska itu untuk sekedar snorkeling. 
Hasil gambar untuk pulau wayag
Pulau Wayag (sumber foto : panduan wisata)
Kepulauan Pianemo menjadi tujuan saya selanjutnya. Di Pianemo, saya harus menaiki anak tangga yang berjumlah ratusan untuk dapat menikmati perbukitan karst dari Puncak Pianemo dengan berbagai ukuran. Selain aktivitas mendaki di Puncak Pianemo, saya juga mencoba mendaki di Puncak Bintang, dengan jalur pendakian yang masih alami tanpa ada bantuan anak tangga
Hasil gambar untuk pianemo
Pianemo (sumber foto : TripTrus)
Pantai Pasir Timbul tidak ketinggalan dari tujuan wisata saya di Raja Ampat. Yang menarik dari pantai ini adalah hamparan pasir putihnya dan tidak ada pohon yang tumbuh di atas pantai. Air lautnya pun dangkal, sehingga bebas untuk berenang karena ombaknya tenang.
Pantai Pasir Timbul (sumber foto : pedoman wisata)
Pulau lain di kawasan Raja Ampat yang dikunjungi tentu saja Pulau Salawati. Di pulau ini saya dapat melihat spesies Ikan Pelangi Salawati tentunya dengan menyelam di sekitar Pulau Salawati. Saya juga dapat melihat keunikan budaya dari Pulau Salawati ini yaitu dengan menyaksikan tarian Wor dan berinteraksi dengan warga setempat.
Hasil gambar untuk pulau salawati
Pulau Salawati (sumber foto : wisata baru)
Berkas:Tradisi Wor.jpg
Tarian Wor (sumber foto : wikipedia)
Jadi, apakah kalian sudah menentukan #TiketKemanapun hari ini? Mau kemana? Selamat berlibur teman!

18 comments:

  1. Kalo Dr Jakarta habis berapa ya mba kira2 hehe..
    Pgn bgt bs kesitu cm msh mikir biayanya :)

    ReplyDelete
  2. Kalau dari Jakarta biasanya harga tiket pesawat masih dibawah harga kalau dari Surabaya, lebih murah dikit. Kalau nyari tiket ke Indonesia Timur pas promo aja hehe, biar murah

    ReplyDelete
  3. indah, memukau, dan kaki ingin ke sana, pernah lihat videonya, masyaa Allah keren. Semoga saya dapatkan kesempatan ke sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminnnn semangat pantang menyerah mas sandi

      Delete
  4. Wah, Raja Ampat kapan ya aku ke sana, harus nabung!

    ReplyDelete
    Replies
    1. semangat nabung mb titis, semangat semangat :)

      Delete
  5. Raja Ampat masih jadi salah satu tujuan impian aku, harus nabung dulu. Semoga ada kesempatan ke sini suatu saat nanti :')

    ReplyDelete
  6. Semoga suatu saat bisa ke Raja Ampat...

    ReplyDelete
  7. waaah.... indonesia memang punya pesona yang tidak diragukan lagi. Semoga suatu saat bisa ke sana sama keluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminnn, Indonesia keren luar biasa,

      Delete
  8. Kunjungan ke Raja Ampat perdana saya baru sampai pulau Waigeo dan Pianemo.. semoga kesampaian menjelajah pulau-pulau lainnya next time! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn, semoga suatu saat bisa lebih lama lagi ya explore Raja Ampatnya

      Delete
  9. Gak pernah bosan sih kalo ngebahas Raja Ampat ini.
    Saya baru sekali ke Raja Ampat, tepatnya ke Misool.
    Ya ampun bagus banget disana.
    Pengen balik lagi deh kalo ada rejeki :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Kak Hans, iya amin semoga rejekinya bertambah,trus ajak keluarga juga ya :D

      Delete
  10. mbak, kalau mau jalan ke raja empat lagi, colekin saya. :D huahaha, saya mau ikutan backpacker kalo mau kesana rame2 *cari temen

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk rame rame biar tambah rame dan seru :D

      Delete

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Powered by Blogger.