Seberapa Pentingkah Penggunaan Kondisioner

penggunaan kondisioner


Rambut adalah mahkota perempuan.

Pernah mendengar pepatah ini? Ketika kita percaya diri dengan rambut, maka aura cantik akan terpancar dengan sendirinya.

Bisa jadi iya sih, karena saya sendiri ketika berkaca dikantor misalnya, terus melihat keadaan rambut yang kering, mengembang, wajah terlihat seperti kusam atau terlihat seperti orang nggak mandi gitu. 

Diam-diam kalau saya perhatikan, produk perawatan kecantikan yang paling sering saya beli adalah yang berhubungan dengan rambut. Dari vitamin rambut, berbagai merk hair tonic, hair mist, kondisioner berbagai brand, karena saya suka coba-coba untuk melihat brand mana yang cocok dengan kondisi rambut saya yang mudah rontok ini.

Ditambah lagi saya demen nyemplung ke laut atau kolam renang, seharian nyemplung di laut bisa membuat rambut saya menjadi kusut. Keramas saja nggak bakalan bisa membuat rambut menjadi lembut seperti semula. Itu sebabnya saya selalu sedia dan membawa kondisioner kalau bepergian.

Kondisioner Senjata Ampuh Perawatan Rambut
Sekarang ini kalau lagi sempat, sebulan atau dua bulan sekali pergi ke salon hanya untuk hair mask. Saya memilih hair mask karena tipe rambut saya gampang rontok dan treatment-nya lebih lengkap dibanding perawatan creambath biasa.

Kalau hair mask, selain perawatan rambut juga mendapat fasilitas pijatan di area pundak, tangan dan kepala. Setelah di hair mask, kepala rasanya enteng gitu.

Ada yang belum tahu apa itu kondisioner? Nggak mungkin ya, pasti semua teman-teman paham betul apa itu kondisioner.

Kondisioner adalah produk rambut yang dapat secara instan melembapkan folikel rambut, sehingga jika dipakai secara rutin, rambut terasa lebih halus. Fungsi dari penggunaan kondisioner untuk melembutkan rambut sehingga lebih mudah diatur. Kondisioner juga bisa membuat rambut menjadi lebih lembap dan terlihat berkilau. 

Selain itu, kondisioner bertugas untuk melindungi rambut yang basah agar tetap kuat saat bergesekan satu sama lain. Karena gesekan pada rambut dapat mempercepat kerusakan dan kerontokan rambut.

Manfaat Kondisiner
Memang nggak semua ada yang suka atau cocok menggunakan kondisioner. Nih, saya bocorkan beberapa manfaat dari kondisioner ini.

Melembapkan Rambut
Sama halnya dengan wajah yang sering diolesi moisturizer supaya lembap, nah rambut juga begitu. Penggunaan kondisioner diharapkan bisa membantu masalah rambut seperti rambut kering supaya menjadi lembap.

Membuat Rambut Menjadi Lembut
Selain melembapkan dan membuat rambut mudah diatur, kondisioner dengan nutrisi yang ada di dalam kandungannya juga bisa memperbaiki tekstur rambut menjadi lebih lembut.

Mengatasi Rambut Singa
Ini nih yang bikin sebel juga, rambut singa. Sudah kering terus megar kemana-mana, dilihatnya jadi acak kadut gitu. Jadi, kondisioner diciptakan untuk mengatasi masalah ini, sehingga rambut menjadi lebih mudah diatur.

Mencegah Rambut Kusut
Karena sifatnya yang melembapkan, melembutkan sehingga mudah diatur, rutin menggunakan kondisioner setelah keramas juga bisa mencegah rambut menjadi kusut. 

Menjaga Kilau Alami Rambut
Kondisioner juga bisa menjaga kilau alami rambut, jadi nih kalau misalkan berada di bawah sinar matahari, rambut hitam saya terlihat seperti bersinar gitu terkena paparan cahaya matahari.

Apalagi saya hampir tiap hari menggunakan hair dryer, karena rambut yang bersentuhan dengan suhu panas tanpa dibekali asupan nutrisi dari kondisioner rentan menjadi kasar dan kusam.

Penggunaan Kondisioner
Untuk menggunakan produk kondisioner sebaiknya digunakan dari panjang rambut dekat telinga hingga ke ujung bawah rambut dan hindari mengaplikasikan kondisioner pada akar rambut supaya nggak lepek.


Jenis-Jenis Kondisioner
Sampai saat ini saya mengetahui ada 2 jenis kondisioner yang beredar di pasaran, seperti :

Deep Kondisioner
Jenis kondisioner ini dalah jenis yang lebih intens dibandingkan kondisioner biasa. Meskipun dikenal dengan sebutan hair mask, perawatan rambut ini masuk ke dalam jenis kondisioner. Dan bagi pemilik rambut kering atau diwarnai, jenis deep kondisioner ini cocok digunakan.

Leave-in Kondisioner
Kondisioner jenis ini digunakan saat sedang nggak keramas dan nggak bisa dijadikan alasan untuk mengganti menggunakan kondisioner biasa. Selain itu, leave-in kondisioner berfungsi untuk memberikan kelembapan pada rambut.

Sesuai namanya, ketika menggunakan kondisioner jenis leave-in, kita nggak perlu membilasnya lagi. Jadi bisa langsung beraktivitas seperti biasa.

Kalau kita memiliki rambut tipikal rambut kering atau keriting, ada baiknya menggunakan kondisioner tipe ini juga. Saya menyimpan satu botol di kantor untuk berjaga-jaga kalau kondisi rambut lagi nggak enak dipandang.

Gimana nih, ada yang punya brand favorit dari kondisioner? Bocorin dong!

Comments

  1. Penting, pake kondisioner itu penting banget!

    Tapi meskipun tahu pentingnya pake kondisioner saya masih suka nyepelein, sih, Mba. Akhirnya pake ketika inget aja, hahahaha, padahal beberapa waktu yang lalu sempat beli yang ukuran tanggung (?) dan sampe sekarang masih belom abis. 😹

    Bukan brand favorit, sih, tapi lebih karena dari awal udah pake merek ini dan akhirnya keterusan sampe sekarang. Saya pake kondisioner dari Pantene.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh samaan mbak, aku kadang pake kondisioner juga kalau pas inget dan nggak diburu waktu. Kalau mandinya udah buru-buru nggak mikirin kondisioner hahaha
      tapi untuk saat tertentu misalnya, seperti abis nyemplung ke air laut atau kolam, diusahakan ga lupa bawa kondisioner, biar rambut lembut mbak

      aku termasuk yang suka gonta ganti brand sebenernya untuk kondisioner. Pernah coba rejoice dan menurutku ini yang paling lembut banget dirambutku, sebenernya yang lain juga lembut.
      tapi sekarang malah hampir ga pernah beli Rejoice, palingan yang aku beli pantene mba

      Delete
  2. Aku ngerasain banget pentingnya pakai kondisioner sebab rambutku pasti kering + kusut kalau nggak pakai 😂
    Sama seperti Kak Ristra di atas, kondisioner yang paling sering aku pakai yang dari Pantene 😁.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh toss dulu kita, kok bisa sama brandnya hahaha
      kadang meskipun udah pake kondisioner, aku masih pake vitamin rambut, ada aja gitu yang buat ditambahin ke rambut.
      makanya perawatan rambut lebih istimewa rasanya :D

      Delete
  3. kondisioner itu membantu banget sih kalau mau perawatan rambut! entah bervolume, halus dll lebih kerasa kalau ditambah kondisioner 🥰

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahh bener mba Far, emang formula buat kondisioner ini beda gitu ya

      Delete
  4. Aku dulu pernah mbak pake conditioner, dan emang kerasa sih rambutnya jadi lebih halusss. dan seperti kata mba ainun, rambutku ini mudah banget kek singa, wkwk... dan berkrumpul gitu, susah disisir. Sampai akhirnya suamiku biasanya menggunting rambut yg berkrumpul itu karena bikin susah disisir. wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha aku paling sebel kalau liat rambutku sendiri kayak rambut singa yang berdiri itu mbak, udah ngembang, kering plus tambah ga cantik diliat.
      kadang kalau temenku rambutnya ada yang kayak gitu, suka aku bercandain "ongis nade" bahasa malang yang dibalik "singo edan", rambut singo kan ngembang gitu mbah :D

      Delete
  5. Penting emang kondisioner kalau untuk wanita.😊😊 Kalau buat gw mah kaga penting juga, Rambut gw pendek...Panjang dikit juga langsung dibawain pisau cukur sama istri.😆😆😁🏃💨

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkekekekek malah bingung juga aku kalau kang Sat pake kondisioner, rambut nya udah model pak tentara soalnya. Kudu ringkes nggak boleh panjang panjang.
      kalau panjang nanti dikira intel :D

      Delete
  6. Kalo ga pake conditioner, rambutku bisa kayak Surai singa jantan lagi marah mba wkwkwkwkkw

    Wajib pake memang. Dulu aku termasuk rutin ke salon utk hair mask. Apalagi pas zaman msh rutin smoothing. Tapi sejak pandemi jujurnya ga pernah Krn ga berani.

    Makanya hrs rajin utk pakai conditioner sendiri. Dan karena rambutku sempet rontok parah THN lalu, akhirnya cari produk yg sekalian bisa ngatasin rontok. Skr sih udh Nemu, aku pake shampoo, vinegar conditioner dan hair tonic dari GRAFEN. Produk Korea sih. Sayangnya memang msh hrs beli dari sana, JD agak mahal. Tapi masalahnya cuma ini yg saat ini cocok di aku. Pernah pake shampo dan condi merk lain, yg ada balik rontok. Ya sudahlaah balik lagi ke GRAFEN. Anggab aja biaya salon skr dialihin ke shampoo, condi dan hair tonic nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiks sampe sekarang rasanya aku belum nemuin produk hair tonic yang cocok untuk rambut rontokku mbak. udah sering banget explore banyak brand dan kok ya tetep ae ya
      ntar ahh aku coba kepoin si GRAFEN ini

      nahh biasanya kalau rambut pernah dismooting biasanya perawatannya memang kudu extra, kudu sedia condi, vitamin juga mungkin, biar terlihat lembut dan menawan hehehe

      Delete
  7. Aku gak tau sih yang aku pakai itu kondisioner atau bukan. Aku pakainya Makarizo hair energy yang melon. Katanya untuk rabun rontok. Tapi, entahlah ngefek atau gak setelah rutin pakai itu. Sepertinya rambutku masih rontok saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pernah cobain juga mbak, tapi lupa varian yang mana, ya tetep juga masih rontok, sedihhhh
      segala brand udah aku cobain yang di supermarket pokoknya

      Delete
  8. Aku kalo keramas gak pake kondisioner, pasti helai rambutnya kering dan terasa melayang...
    Kalo udah dikasih kondisioner itu beda banget... rambut jadi lembut..
    Makanya shampo n kondisioner itu sepaket..

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahhh bener tuh mba Feb, kalau dikasi conditinoner hasil akhirnya memang terasa beda mbak, kadang rambutku lembut melayang-layanng gitu mbak :D

      Delete
  9. aku itu suka banget sama Pantene
    duh klo pakai itu serasa kayak Anggun C Sasmi yang gamau jadi duta shampo merk lain
    padahal ini rambut juga engga banyak amat ya mbak wkwkwkwk


    tapi emang kondisioner bikin rambut engga lepek dan seger

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe wahhh ada penggemar Pantene rupanya
      lembut gitu ya mas Ikrom hasil akhirnya dari pake kondisioner, jadi wangi gitu kannn

      Delete
  10. kondisioner aku pake wardah atau emeron aja. itu pun seringnya gak konsisten pakainya.. ampuunn dehh.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, kalau pas inget aja ya mba Tia, aku juga gitu kadang mbak, sama aja ternyata :D

      Delete
  11. Saya dulu rajin banget ngerawat rambut, sampai pakai masker, tonic dll segala.
    Tapi sejak jilbaban udah malas, palingan shampo dan konditioner.
    Cuman kalau udah malas, biasanya cukup shampo aja, soalnya kondisi kepala saya sekarang sensitif banget.

    Salah pakai shampo, langsung ketombean parah, trus kalau enggak ya rontoknya bikin nangis.
    Tapi memang menurut saya konditioner itu penting banget sih, apalagi kalau cocok buat rambut kita :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu aku kalau ga cocok sampo bisa muncul ketombe juga mbak, memang ada beberapa brand yang aku hindari sampe sekarang, karena aku merasa kalau pake brand itu suka gatel kulit kepala dan muncul ketombe, sebel jadinya
      dulu nemuin sampo yang pas buat ngilangi ketombe juga sampe nyoba nyoba segala brand

      kondisioner aku makenya juga kalau pas inget dan nggak keburu waktu mbak. Tapi memang enak kalau make-nya rutin biar nggak dikira rambut singa hehe

      Delete
  12. Dulu saya mengabaikan pemakaian contidioner. Rambut rosak teruk. Tapi lepas mengamalkan pakai conditioner lepas syampu ternyata rambut lebih sihat dan cantik. Senang untuk menguruskan rambut. Tak perlu susah nak sikat pun. Guna jari pun boleh. Hihi..Saya suka produk Good Virtues Co.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe sekarang kondisi rambut sudah lebih baik ya mbak?
      wahhh saya jadi penasaran dengan produk good Virtues Co ini, hanya ada di Malaysia ya mbak?

      Delete
  13. Aku sih kayaknya hampir ga pernah pakai kondisioner yang terpisah dengan shampo. Biar praktis aja yang udah jadi satu di shampo hahaha :) Pas berenang, kondisioner sangat dibutuhkan buat keramas supaya rambut jadi lebih halus dan lembut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. oohh iya mbak yang model 2 in 1 ya, jadi nggak banyak bawaan juga kalau dibawa pergi. Praktis gitu

      Delete
  14. Duh aku merasa terpanggil karena aku anaknya males pake condi wkwk. Btw baru tau kalau condi itu ada jenis2nya. Selama ini selalu dengerna conditioner hanya boleh di batang2 rambut. Makanya mikir lah sayang bgt dong beli mahal2 yg terawat batangnya aja. Kulit kepalanya cuma boleh shampoo gt? Cuma aku sendiri sekarang lebih suka pake Yves Rocher Rinsing Vinegar Kak after shampoo. Lumayan bikin halus, wangi, kulit kepala jadi terasa bersih sama sedikit ngurangin rontok. Cuma harganya aa sih yg ngajak berantem haha. Thanks infonya ya Kak Ainun!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe aku make conditioner kadang-kadang juga mbak, kalau buru-buru nggak akan sempat. Mandi aja pake buru-buru hahaha
      dulu waktu awal-awal pake conditioner, aku selalu ngusap ke kulit kepala, ternyata salah. jadi makenya dari tengah-tengah rambut. Kalau dikenai kulit kepala jadi gampang cepet produksi minyak atau rambut gampang berminyak

      aku pernah baca artikelnya mbak. semoga ga salah ya
      eh iya Yves ini bagus, cuman harganya itu hehehe

      Delete
  15. jadi tau jenis jenis conditioner..meski oada praktiknya sering keskip hihi

    aku sampoan tok akhir akhir ini..soalnya ora kober.. tapi yang lain harus wangi dong hahahahah...tapi enak memang kalau uda wangi sampo ditambah creambath condisioner...aku dulu pakenya tuh sunsilk

    ReplyDelete
  16. Mbak Ainun rambutnya panjang keren banget. Saya terakhir panjang tuh SMP. Apalagi sekarang, dah pendek, rontok, tipis pula, jadi engga pakai conditioner. Jadi lepek banget...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang