Aku dan Fotografi

pasar terapung

Bentuk kenangan dari sebuah momen biasanya melalui media foto. Foto bisa dilihat berulang kali dan seketika saat melihatnya, memori langsung kembali ke masa itu. Seperti kata quote “because every photo has a story to tell”.

Flashback lagi ke masa lalu #cieee, kalau ternyata hasil jepretan saya pernah “diakui”. 

Jadi ceritanya, sekitar tahun 2012-2013 (kalau nggak salah ingat), lembaga pembiayaan Adira Finance mengadakan lomba foto, waktu itu temanya adalah mengenai wisata di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Tiap bulan, temanya beda-beda, misal bulan ini mengenai Provinsi Sumatera Selatan, bulan depan ganti lagi.

Eh sampai sekarang Adira masih tetap mengadakan lomba fotografi, bahkan ada lomba video juga. Pesertanya kreatif semua, belum ikutan sudah jiper duluan 😁

Balik lagi ke masa lalu, saya iseng kirim foto tentang Banjarmasin, karena waktu itu temanya adalah Banjarmasin. Saya ambil foto ketika saya berkunjung ke pasar terapung Lok Baintan.

Kalau dipikir-pikir, foto saya ini diambil dengan kamera Sony pinjaman yang sebenarnya agak nggak layak pakai wkwkwk, tapi untungnya saya nggak manja mau pakai kamera apa saja, karena waktu itu belum punya kamera pocket sendiri dan beberapa foto diambil dengan kamera Blackbery Gemini. Ini hape sudah paling canggih yang saya punya. 

Dua kali saya mengikuti lomba foto dari Adira dan nggak disangka bisa dua kali juga kejaring alias menang. Agak kaget tapi senang. 
Kaget karena mikir “emang bagus ya?, jurinya apa nggak salah lihat?”

Foto aslinya menurut saya biasa saja dari segi komposisi warna dan kawan-kawannya, karena ya itu tadi diambil dari kamera pocket biasa yang nggak bisa dimainin fitur-fitur di kameranya.

Hadiahnya lumayan daripada lumanyun, mungkin sekitar 300ribu apa 500ribu (lupa hahaha) buat tambahan uang jajan plus souvenir t-shirt yang masih ada sampai sekarang.

Ini dia foto-foto yang saya sertakan di lomba foto Adira setelah diedit dari segi ketajaman fotonya saja.


Kalau liat postingannya Kak Adynura, saya kagum dibuatnya. Feel fotonya dapet, bercerita gitu, sama seperti jepretan kameranya pak Anton juga tuh yang diblog maniakpotret.
pasar terapung lok baintan

wisata banjarmasin


Sudahan ah cerita sama kenangan foto-foto yang “bernilai” ini, mau ubek ubek foto yang lain dulu. Pasti teman-teman punya foto-foto yang memorable juga kan, iyakann πŸ˜‰





Comments

  1. Bagus mba Ainun fotonya, yang foto pertama itu mba Ainun jepretnya sambil berdiri apa bagaimana? Tampak terlihat dari sisi atas 😍 Terus naik kapal itu seram nggak mba, hahahaha jadi salfok saya, soalnya penasaran tapi nggak berani coba, takut tejungkal 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe
      foto pertama diambil dari atas jembatan gantung Lok Baintan, jadi masih aman hahaha
      foto kedua diambil waktu naik kapal dayung kecil persis yang dinaiki ibu ibu penjualnya itu mbak. Aslinya pas naik takut mbak, takut banget wkwkwk, kapalnya kecil goyang goyang, astagahh, takut terjungkal itu.
      Waktu ditawari temen CS buat merasakan rasanya naik kapal kayak ibu ibu RCTI, ragu dan gimana gitu. Tapi ujungnya naik juga karena penasaran dan minta nggak usah lama lama diatas kapalnya ke ibu ibu yang ndayung :D

      Delete
    2. di kalimantan, perahu memang jadi moda transportasi utama. Bahkan saat kke pasar yang dekat sungai, banyak warga yang menggunakan perahu. Perahu jenis sampan ini aman kok kalau mau berdiri, asal jangan takut duluan. Apalagi kalau udah jalan, terasa sangat menyenangkan..hahhahaa

      Delete
    3. Kak Inun, Kakak tahu apa yang terlintas dipikiranku saat lihat foto Kakak ini? Nuansanya mirip sama iklan RCTI 🀣.
      Meskipun diambil pakai kamera biasa tapi hasilnya bagus euyy 😍. Yang foto pertama itu bagus deh, aku suka 😍

      Delete
    4. dan cocok ya mas Vai kalau sebutan Banjarmasin ini kota seribu sungai. Ehh kayaknya itu ya, aku kok lupa
      buat warga yang sudah terbiasa naik sampan, keliatannya santai banget gitu, buat yang nggak biasa merasa takut takut mau jatuh hehehe
      kebayang kalau di sungai Barito yang kedalamannya nggak main main juga ya, terus ada buaya. pikirannya parno duluan :D

      Delete
    5. hehehe iya Lia, jadi kangen iklan RCTI zaman dulu ya. Legend banget itu iklan
      untung banget ya kameran BB saat itu masih cukupan kualitasnya hahaha, padahal kalau aku liat foto aslinya biasa aja hahaha
      tapi setelah edit edit dikit, bagus juga

      Delete
  2. Liat foto Mba Ainun aku langsung keinget ibu2 RCTI okeeee πŸ‘ Yg muncul setiap nonton Doraemon hari minggu pagi 🀣

    Fotonya bagus Mba.. pantas bisa menang 😍 Bener ya, klo foto2 lama itu berasa baca cerita tersendiri. Feel yg kerasa pas momen itu bs kerasa lg pas liat2 fotonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan auto nyanyi "RCTI Okeeee" dengan nada khasnya ya
      aku rasa semua masyarakat Indo pasti tau iklan RCTI yang melegenda itu. Yaampunn kangen masa masa itu ya mbak Thessa jadinya
      betul mbak, ngeliat foto lama aja udah hepi banget bawaannya, ada cerita di balik foto-fotonya

      Delete
  3. Menurutku hasil fotonya bagus, juri memang tidak salah memilih foto mbak Ainun jadi juara.

    Komposisi warnanya bagus menurutku.

    Aku sendiri sebenarnya tidak terlalu paham masalah foto, kalo pengin foto ya tinggal jepret saja, mungkin harus berguru sama pak Anton dan mbak Ainun agar hasil fotonya bagus.πŸ˜€

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau menurut aku sendiri setelah diedit dikit dikit, udah cukup oke. Memuji diri sendiri maksudnya hahaha
      wahhh aku aja baca baca artikelnya Pak anton sambil membayangkan ini itunya nanti gimana, masih ga pro juga kalau soal dunia poto-poto

      Delete
  4. Fotonya bagus kok mbak ainun. otentik banget. Apalagi pasar terapung lok baintan memang sangat terkenal.
    jadi kalau menang memang ga salah jurinya..hhehhehehe

    foto memorable pasti ada sih. mungkin bisa sambil diceritakan juga tentang foto tersebut..hhehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe otentik ya, aku tersandung kan jadinya mas Vai
      pasti ada ya foto memorable yang mas Vai punya dan kudu disimpan baik-baik mas Vai. Nanti bisa buat cerita ke cucu cucu hehehe

      Delete
  5. Menurut saya Mba Ainun emang punya bakat, karena pake kamera biasa aja hasil jepretannya udah bagus gimana kalo pas make kamera dengan gear yang mumpuni 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Rini. AKu salfok sama nama akunnya hehehe. Aku kira bukan mba Rini lho ini
      waduhhh saya suka liat temen aja yang bawa kamera canggih canggih dan demen kalau difotoin aja, soalnya pasti bagus hahaha
      malah kalau perlu di kamera temen harus ada banyak obyek foto diri saya, ini biasanya pas kita jalan jalan bareng mbak

      Delete
  6. Naahh berarti mbak Isna ada bakat nih jadi seorang Fotograper.😊😊😊


    Hayoo mbak didalami pasti bisa meski awalnya memang harus jadi tukang photo dulu.😁😁😁


    Tapi dari photo2 kamu selama Traveling banyak yang menarik kalau menurut aku.πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling nggak bisa dan paham teknik foto, maunya begono kang
      tapi kadang setelah dijelasin temen suka lupa dan bingung karena memang jarang praktek hahaha

      biasanya pas traveling kalau lagi niat ambil foto, menurut aku cukup lumayan juga diliat hasil potonya hahaha, menurut aku ya, tapi entah menurut orang lain.Etapi kang Sat udah bikin aku hepiiii dengan pendapatnya :D, besok besok aku harus ambil foto yang bagus bagus kalau gitu ya

      Delete
  7. woaaa bagus kak Ainuuunn Ga kalah loh hasil fotonya sama foto dari kamera baguuuss.

    ReplyDelete
  8. Ih bagus dong fotonya, jernih pula.
    Saya punya kamera pocket Sony, 2 bahkan, dan keduanya nggak asyik banget, selalu buram rasanya hiks.
    Kalau kamera pocket, saya tuh suka Canon sebenarnya, atau Samsung.
    Sayang DSLRnya mihil buat rekening cekak saya wakakaka.

    Btw sejak tahun baheula udah keren dong fotonya, ayooo hunting foto lagi sekarang :D
    Sekarang bahkan orang-orang pake hape ya, dan hasilnya juga keren-keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbakkk reyyy, aku punya kamera pocket samsung yang touchscreen. Kayaknya tahun 2013an kamera sentuh begini jarang yang punya, aku sayang-sayang, sampe pada saatnya kamera kena air laut karena aku bawa pas snorkeling dan tas waterproofnya ternyata tembus. Arhhhhhh nyesellll

      temen aku juga suka canon mba, katanya bagus. Jadi bingung ya kalau mau beli kamera, karena semuanya punya kelebihan kekurangan, intinya bagus bagus semua hasilnya

      hahaha maunya begitu mba hunting hunting foto, tapi sekarang hunting fotonya kalau pas keluar aja dan lebih banyak pake kamera hape. Kamera hape yang katanya megapixelnya gede. udah pasti bagus, tapi aku kok suka kalau langsung dari kamera yang beneran kamera ya, kayak masih ada beda-bedanya dikit, seperti tingkat kejernihan mungkin ya.

      Delete
  9. tes saja.. saya tadi berkomentar panjang pas submit kok yah malah broken dan tidak muncul.. hikss. banyak dosa saya jadi dilarang masuk.. wkwkwk

    ReplyDelete
  10. Karena masuk, saya ulangi komentarnya yah.. meski lupa sebagian..

    Kedua foto itu bagus dan menurut saya memang pantas kalau dipilih. Penilaian saya sih

    1. ide ceritanya menarik, yaitu kehidupan masyarakat di sungai dan informatif karena banyak orang yang tidak tahu kalau ada kehidupan seperti itu di belahan lain Indonesia

    2. kontras warna antar unsur di dalamnya bagus, contoh si ibu berpenutup kepala pink itu sangat kontras dan bagus dengan warna pisang yang hijau. Terus perahu di foto pertama colorful banget

    3. Penempatan obyeknya juga bagus dan unsur di dalamnya tidak kacau balau, teratur meski seperti berantakan, tetapi sebenarnya teratur..

    Jadi, kalau saya disuruh jadi juri juga, saya akan memberi penilaian lebih pada kedua foto ini dan kalau memang tidak ada yang lebih memukau, saya akan memilihnya menjadi pemenang.

    Sebuah foto yang bagus tidak selalu harus yang dibuat dengan teknik fotografi yang sulit, terkadang foto yang dibuat secara sederhana justru lebih menyenangkan untuk dilihat. Tidak perlu terlalu tajam sekalipun tidak masalah kalau isinya memang menarik, ya menarik...

    Gitu penilaian saya Nun dan saya paham kenapa jurinya menilai foto ini bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. *salim dulu sama master Potograpi*

      huwaaaaa aku paham sekarang gimana dari sisi seorang "juri" seperti pak Anton menganalisa sebuah foto.
      bisa jadi itu juga yang ada di pemikiran juri-juri foto aku ini

      aku suka sama kalimat terakhirnya, foto sederhana dan menarik nggak melulu harus diambil dengan teknik yang kudu begini begitu ya Pak Anton.Kalau menurut yang motret feelnya udah oke, makna dari foto itu tersampaikan dengan baik, ya orang yang liat pasti seneng juga ya.
      susah ya kalau jadi juri poto hehehe

      Delete
  11. wahhhh hebat ni!
    semoga success selalu dalam bidang ini ya ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mbak Anies, masih belajar belajar juga ini mbak. Paling tidak cukup mengerti sedikit sedikit teori dunia fotografi

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang