Review Lembongan Tropical Guest House


Banyaknya pilihan penginapan di Nusa Lembongan pastinya membuat saya bingung menentukannya. dikarenakan trip kali ini mengandung asas hemat tapi maunya mewah, jadi alokasi budget nggak lebih dari 500 ribu. Pencarian dilakukan sehari sebelum saya menyeberang ke Lembongan via aplikasi Online Travel Agent dan dapatlah kita penginapan di Lembongan Tropical Guest House.

lembongan tropical guest house

Dari segi lokasi, Lembongan Tropical Guest House nggak terlalu jauh dari dermaga kapal. Sebenarnya kalau mau jalan kaki santai, juga bisa, karena baru pertama kali di Nusa Lembongan dan belum paham jalan, mending memilih opsi naik angkot pick up saja, karena jasa pick up ini termasuk fasilitas yang disediakan dari paket tiket fast boat saya.  Nggak mau rugi juga sih ya hehehe


Welcome to Lembongan Tropical Guest House

Bayangan saya sebelumnya, jalan di pulau Nusa Lembongan ini adalah full aspal semua, tapi ternyata tidak. Jalanan beraspal hanya untuk jalan raya utama saja. Dan penginapan saya bukan terletak di pinggir jalan besar, tapi masih masuk semacam gang dan cukup lebar juga untuk dilalui mobil dengan jalan tanah yang bergelombang.


lembongan tropical guest house

Rate kamar yang saya dapatkan di sini yaitu 350 ribu semalam tanpa sarapan. Tampak depan dari Lembongan Tropical biasa saja, seperti rumah pada umumnya. Di halaman depan difungsikan sebagai resto sekaligus dapur dan meja resepsionis.


Kamar Lembongan Tropical Guest House

Jalanan untuk menuju ke kamar cukup asri juga, karena banyak deretan tanaman hijau di depan kamar-kamar. Ada dua tipe bangunan disini, yaitu bangunan biasa dan bangunan khas rumah panggung dari kayu. Saya sendiri menempati bangunan biasa. Mungkin yang membedakan dari type kamarnya. Di depan kamar terdapat teras dan kursi kayu, lumayan buat area bersantai.

lembongan tropical guest house

lembongan tropical
Tipe kamar ala rumah panggung
Kamar saya bagian depan di dominasi dengan kayu, pintunya dibuat dengan model sliding door. Boleh juga sih idenya. Untuk kasur saya dapat yang single bed dan cukup untuk berdua. Fasilitas yang ada di dalam kamar hanya kipas angin dan nggak ada TV. Karena kita berpikir TV juga nggak akan dilihat, seharian pasti akan banyak beraktivitas di luar.


kamar lembongan tropical guest house


Kamar Mandi Lembongan Tropical Guest House

Lagi-lagi pembatas antara tempat tidur dan kamar mandi adalah serba kayu dan sliding door alias pintu geser. Pertama kali buka pintu kamar mandinya, alamakkk luas banget kamar mandinya.


toilet lembongan tropical guest house

Area toilet basah lebih luas dari area keringnya. Shower bersebelahan dengan toilet dan terdapat washtafel plus cermin.

Di area kering juga terdapat meja dari keramik dan cermin juga plus rak susun untuk menyimpan barang bawaan. Saya jadi berpikir, di ruang kamar tidur memang tidak tersedia lemari, apa mungkin rak susun di dalam area kamar mandi ini difungsikan sebagai lemari atau memang konsepnya yang seperti itu, karena space penyimpanannya pun cukup besar untuk menyimpan tas-tas bawaan.


lembongan tropical guest house

Untuk air di penginapan, bukan air segar ya, tapi seperti air laut tawar. Maklum, karena jarak dari penginapan ke pantai hanya sekitar nggak sampai 500 meter.


Fasilitas Lain Lembongan Tropical Guest House

Di Lembongan Tropical Guest House terdapat kolam renang yang cukup luas. Saat  siang hari dimanfaatkan untuk latihan menyelam, karena penginapan saya bersebelahan dengan tempat kursus menyelam.

Malamnya saya mencoba berenang dan airnya sama seperti air di kamar mandi, masih nuansa air laut tawar. Meskipun asinnya nggak terlalu terasa, tapi berendam disini saja lumayan bisa menghangatkan badan.


lembongan tropical guest house

Di penginapan juga tersedia sewa motor, harga untuk tamu hotel adalah 70 ribu per harinya. Untuk bensin ditanggung sendiri oleh si penyewa, kisaran harga bensin di Nusa Lembongan tergolong standart, sebotol bensin eceran hanya 8500 rupiah.

* *

Kalau ada teman-teman yang mau ke Lembongan dan mencari penginapan dengan kategori menengah, mungkin Lembongan Tropical ini bisa dipertimbangkan juga.

30 comments:

  1. Nusa lembongan ini di Bali kan? Guest housenya ini cucok banget buat yang mau honeymoon tapi bujetnya murah meriah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba yani, ini di bali. Guest housenya lumayan menurutku, ratenya juga standart. hehehe bisa bisa mbak buat referensi yang mau honeymoon

      Delete
  2. Guest housenya tipe etnik ya mba :D pasti yang suka tipe guest house etnik dan asri begini akan suka menginap di Tropical :) and swimpool-nya juga terlihat besar. Jadi puas kalau mau berenang ~ hihi.

    Terus mba Ainun di sana sewa motor apa nggak? :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak etnik gitu, aku juga suka hehe. Nuansa kayu begini berasa kayak menyatu sama alam aja #tsahhh hehehe

      kolam renang lumayan luas, yang renang juga jarang

      iya mbaknya aku sewa motor disana buat muterin lembongan dan ke ceningan, kebanyakan tipe matic yang disewain. seru muter muter pulau asing sambil hahhihi naik motoran begini

      Delete
  3. Apa gak ngeri ya? Kayak nya disana sepi gitu?

    Tapi yang mau dijadikan tempat yang peacefull cocok sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin kalau malem, yang tanaman deket kolam memang minim lampu, tapi nggak gelap gelap banget.

      Delete
    2. hihihi sekilas saya lihat fotonya juga rada-rada serem gitu :D

      Delete
    3. hahaha apalagi kalo suasana malem mb, jarang terdengar suara tamu, palingan dari kolam kalo ada rombongan cewek cewek berenang yang rame

      Delete
    4. hahaha, asal cewek-ceweknya betulan sih Mba hahahaha

      Delete
    5. hahaha iya mbak rey,yang ini ceweknya bener bener betulan

      Delete
  4. Mbaaa, templatenya baru ya, beli di Corry ? :D

    Makin kece aja nih blog, bikin betah :D

    Btw, saya lihat fotonya kayaknya tempatnya adem banget ya, atau cuman fotony doang?
    Karena dari kayu gitu, jadinya kayak lebih sejuk, meski dekat laut.

    Saya jadi ingat, kampung sodaranya mama saya, itu rumahnya dari kayu dan dekat banget ama pantai, eh udah di pantai sih, di belakang rumahnya itu laut, serem juga kalau ada ombak gede apalagi tsunami hehehe.

    Btw itu kolam renangnya asyik juga ya, hope someday bisa ke Lembongan, nginap di penginapan dari kayu ini mengingatkan saya akan rumah-rumah di Buton :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tau aja mba rey signature dari mba cory ya hehehe
      keseluruhan tempat ini adem mba, banyak tanaman tanaman di depan kamar sama hotelnya

      daerah sulawesi sana banyak rumah panggung juga kan ya, dominan rumah dari bahan kayu, mirip mirip sama hotel ini berarti

      rumah deket pantai enaknya bisa liat laut tiap hari, ngga enaknya ya kalau ada ombak gede, nggak bisa diprediksi

      kolam renangnya enak juga, jarang yang renang soalnya hehe, sepii

      Delete
    2. hahahaha, iya.. makin banyak yang pakai soalnya, dan memang mirip-mirip, cuman beda warna dan header aja :D

      Iya Mba, kebanyakan pakai rumah panggung, masih ada sampai sekarang malah, bahkan di kalangan keraton Buton, di dalam bentengnya nggak boleh ada rumah permanen :D

      Delete
    3. baru tau aku kalo di Buton ada keratonnya... ada kerajaan gitu ya
      ntar aku googling googling ahh

      Delete
  5. Pertama lihat review ini aku langsung tertarik dengan warna kamarnya, cerah ceria penuh warna.

    Lanjut baca dan berkali-kali baca kata Lembongan aku langsung disergap aroma liburan di pulau kecil dengan pantai yang indah. Lah, jadi kangen liburan ke pulau. Ntar deh kalo Covid selesai aku agendain ke Lembongan dan nginep di Tropical Guest House ini bisa jadi pilihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe adem mbak hotelnya
      kalo baca kata kata destinasi wisata jadi nggak sabaran buat jalan ya, tapi apa daya hampir semua kota memberlakukan psbb dan atau paling nggak kudu dicek dulu dan nggak sembarangan bisa masuk, apalagi kalau tujuannya buat liburan

      Delete
  6. Aku suka konsep penginapannya. Pintu geser seperti itu jadi kayak rumah Jepang ya, hehe. Aku suka kamar mandinya, luas. Asyik juga harga segitu udah ada kolam renang yang bersih dan cukup luas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. konsep penginapan dengan nuansa kayu begini kayak lebih nature aja ya
      bikin pintu geser juga lebih ringkes, kupengen kamarku sendiri dimodel pintu ginian hahaha
      harga segitu mayan banget gie ada kolam, mayan buat rendem rendem walo bentar

      Delete
  7. khas di pulau-pulau kecil bgt airnya yg payau gitu yaa.. rasanya kurang mantep mandinya haha..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha bener, kurang seger gimana gitu ya
      habis mandi kayak pengen mandi lagi, gitu aja terus sampe nunggu waktu pulang hahaha

      Delete
  8. Suasananya sih tampak asri ya.. kolam renangnya sangat mengundang! Hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, asri kayak rumah sendiri suasana halamannya.
      cuman kalo malem kurang terang lampu lampu ditamannya

      Delete
  9. Tahun 2013 saya ke Nusa Lembongan, tapi tidak fokus di daratan. Lebih sibuk ikutan Bounty Cruises. Dulu cuma sebentar di darat. Bikin pengen ke sana lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. seru tuh mas ikutan bounty cruises, jadi pengen juga, kudu sedia waktu agak lamaan kalo pengen explore darat dan ikutan cruise ya

      Delete
  10. Duh jadi ingin ke Bali. Saya belum pernah ke Bali lho. Semoga corona lekas berlalu sehingga bisa jalan-jalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga ada kesempatan ke bali setelah wabah ini hilang ya mbak
      dan coba explore 3 nusa juga

      Delete
  11. Wah, dengan harga segitu lumayan banget lho tempatnya :) Aku pernah glamping dan gak ada TV, kirain bakal mati gaya, tapi ternyata selama ada wifi aku gpp, hahaha. Suka banget foto yang ada kolam renangnya, cantik!

    ReplyDelete
    Replies
    1. harga termasuk lumayan ya, standart juga.
      selama ada wifi dan lancar pasti betah ya mbak, tv juga jarang ditontonnya kalo lagi liburan
      kolam renangnya menggoda ya, seger liatnya

      Delete
  12. Jujurnya aku agak spooky pas liat kamar mandinya mba :D. Agak gimana gitu, terlebih agak remang..

    Tp kamarnya aku sukaa, Krn nuansa kayunya itu. Bikin homy aja :).

    But again, kalo air di pool pake air payau, aku ga terlalu masalah. Tp kalo bisa berharap air di kamar mandinya air yg bersih bukan sulingan dr laut. Krn kulitku agak sensitif kalo airnya payau gitu :(.

    Tp memang penginapan yg Deket pantai agak susah sih ya kalo hrs air bersih yg tidak payau. Dulu pernah nginep di penginapan ujung genteng yg dekeeet bgt Ama laut, dan airnya payau juga :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak ukuran kamar mandinya wow gede banget untuk hotel dengan harga segini, kalo malem hehehe aku juga rada rada gimana gitu
      susahnya kalo nginep di hotel yang deket sama pantai biasanya soal air, misal dapet hotel oke, fasilitas oke, view oke tapi airnya kurang oke.
      nah apalagi mba fany ada alergi air seperti ini, kudu nyari hotel yang bener bener bebas air payau juga, meskipun kadang susah nemuinnya kalo udah di pulau kecil

      Delete

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni