Rasakan Kesegaran Vitalis Body Wash dan Siap Menemani Kemanapun Aku Pergi


Dulu waktu saya kecil entah kenapa takut dengan yang namanya air, sewaktu mandi dan dikeramasi saja bisa nangis, sampai segitunya ya. Jadi, mandi bagi saya adalah sebuah hal yang menakutkan.

Ahh jadi teringat memori sewaktu masih kecil nih, sore hari biasanya anak-anak kecil seumuran saya waktu itu paling senang kalau diminta untuk mandi sama orangtuanya, setelah mandi dipakaikan baju yang bersih dan bedak tebal nan wangi diwajahnya. Lain halnya dengan saya, saya masih ribet saja waktu disuruh mandi, sampai harus dikejar dulu lari-larian dihalaman, sampai akhirnya masuk ke bagian belakang rumah yang terdapat sumur dan pompa air serta bak mandi bundar yang sudah siap dengan airnya. Iya jaman dulu masih belum hits dengan namanya pompa listrik, jadi kalau mau ambil air pakai pompa manual dengan tangan.

Itu cerita sewaktu saya kecil dulu, semakin beranjak besar berbeda lagi ceritanya. Seiring berjalannya waktu, saya berusaha untuk tidak takut dengan air. Malahan saya suka dengan laut atau aktivitas apapun yang harus menceburkan diri ke laut. Otomatis berhubungan dengan air lagi kan.

Sewaktu saya mengikuti darmawisata ketika SD, peralatan untuk mandi yang disiapkan orangtua salah satunya adalah sabun dengan kemasan botol. Baru kali ini saya mengetahui ada yang namanya sabun cair hehe. Saat dewasa seperti saat ini, kesukaan saya akan kegiatan outdoor dan traveling membuat saya harus berhadapan dengan sinar matahari, udara yang kotor dan keringat.

Vitalis Perfumed Body wash


Ketika Packing adalah Hal yang Merepotkan

“Mau pergi berapa hari” tanya ibuku
“Cuma semalam saja” jawabku
“Semalam tapi bawaan mirip seminggu”, lanjutnya

Ini benar banget, heran juga saya kenapa tiap akan keluar kota entah untuk urusan pekerjaan atau traveling, packing adalah hal yang membuat saya repot sendiri. Biasanya tas backpack yang saya bawa ukuran 30 liter, ukuran ini adalah standart jika digunakan untuk bepergian dalam jangka waktu 2 sampai 3 hari. Mungkin karena tas backpack sekarang modelnya modis, jadi ruang di dalam tas yang tersedia juga tidak terlalu luas dan ini menuntut saya untuk pintar-pintar menata pakaian termasuk dengan tas kecil yang berisi perlengkapan mandi pribadi.

Pernah mengalami kejadian, dimana saking buru-burunya packing, satu set tas perlengkapan mandi ketinggalan dirumah. Mau tidak mau membuat saya harus ke minimarket di kota tujuan untuk belanja lagi.


Pertemuan Pertama dengan Vitalis

Ketika saya masuk ke kamar adik saya dan melihat di meja rias dia, ada sebotol parfum dengan merk Vitalis. Iseng-iseng saya semprotkan sedikit ke telapak tangan dan menciumnya.

“Ehmm enak juga ini, kamu pakai parfum ini”, tanyaku pada adikku
“Iya, eh itu ada sabunnya juga,cuma belum pernah coba”, jawab adikku
“Ah masa sih, setahu aku Vitalis ya cuma parfum saja deh”

Seperti biasa, untuk mengisi waktu diakhir pekan saya pergi ke mall dan masuk ke supermarket untuk membeli beberapa titipan ibu. Biasanya saya ke supermarket hanya sekedar window shopping saja, mumpung ada di supermarket, saya mencoba untuk mencari produk sabun Vitalis, dengan maksud membuktikan benar tidaknya apa yang dikatakan adik saya.

Dan ternyata tiga varian dari sabun Vitalis ini terpajang rapi di salah satu rak khusus sabun. Saya buka bagian tutup botolnya dengan cara ditekan dan mencium satu-persatu wanginya.

Ehmmm wangi, yang ini segar”, batin saya

Tanpa banyak berpikir, saya langsung mengambil tiga varian tersebut, yaitu White Glow, Fresh Dazzle dan Soft Beauty.



Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Nih, saya perkenalkan tiga varian dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang saya punya.



Parfum yang digunakan untuk varian ini mempunyai perpaduan manis dari Cherry dan Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow dan Gardenia yang lembut, dibungkus dengan kombinasi Woody dan Suede yang glamour serta long lasting

Formula yang digunakan di dalam kandungan Body Wash White Glow ini mengandung Licorice dan Susu, yang bermanfaat untuk merawat kulit badan menjadi lebih bersih, cerah dan bersinar. Sehingga Body Wash White Glow lebih singkatnya memiliki fungsi sebagai Skin Brightening.




Parfum yang terkandung dalam varian ini memiliki wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose dan Violet yang feminine serta diakhiri dengan manisnya Tonka Bean dan Sandalwood yang premium. Kebayang kan wanginya seperti apa? Manis nan elegan.

Selain itu, Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty ini juga diperkaya dengan kandungan Alpukat dan Vitamin E yang membantu menutrisi kulit agar tetap terasa kenyal, halus dan lembut. Nah, dengan sebutan lain varian Soft Beauty ini memiliki manfaat sebagai Skin Nourishing.



Parfum yang digunakan pada varian Fresh Dazzle ini diawali dengan wangi Bergamot yang segar, diikuti dengan wangi Floral Bouquet yang elegan feminine, ditutup dengan Musk Amber yang tahan lama. Untuk memberikan manfaat yang lebih pada kulit, varian Fresh Dazzle diperkaya dengan ekstrak Jeruk Yuzu dan Teh Hijau yang berfungsi sebagai anti oksidant.

Sehingga perpaduan bahan-bahan ini dapat menjaga kulit untuk terasa lebih bersih, wangi dan segar. Tidak perlu diragukan lagi kalau varian Fresh Dazzle ini memberikan manfaat sebagai Skin Refreshing.


Pengalaman Mandi dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Dulu saya sepulang kantor terkadang tidak mandi lagi, karena saya berpikir

“Tadi kan seharian tidak melakukan kegiatan berat yang membuat sampai berkeringat”

Ini kebiasaan tidak baik yang saya lakukan selama ini, karena aktivitas mandi ya hanya cebar cebur saja. Jadi bawaanya kaki ini malas melangkah ke kamar mandi.

Beda lagi ketika traveling yang sering berada dibawah sinar matahari, selesai trip seharian saya usahakan untuk mandi dengan tujuan supaya badan ini lebih segar.

Kali ini, karena mempunyai Vitalis Body Wash dengan varian lengkap, saya bisa bergantian mencobanya. Untuk mendapatkan sensasi mandi yang menyenangkan, pertama-tama tuangkan sabun cair ke telapak tangan atau puff, kemudian tambahkan air sedikit, remas puff sampai berbusa dan baurkan ke seluruh badan, lalu bilas badan sampai tidak tersisa sabunnya.



Mandi dengan Body Wash Varian White Glow
Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow ini dikemas dalam botol berwarna pink muda. Pertama kali mencoba varian White Glow, harum yang saya rasakan adalah wangi yang lembut, manis dan segar.



Mandi dengan Body Wash Varian Soft Beauty
Botol kemasan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash varian Soft Beauty ini berwarna ungu. Setelah saya baurkan sabun keseluruh badan, harumnya terkesan wangi parfum. Tidak berbeda dengan wangi produk parfumnya yang selama ini saya kenal. 

Vitalis Perfumed Body wash

Mandi dengan varian Soft Beauty benar-benar seperti mandi parfum, karena aromanya yang kuat sekali. Hal ini tidak lain karena kandungan Sandalwood di dalamnya, sehingga wangi yang dikeluarkan tahan lama.

Ketika dikantor, saya iseng mencium punggung tangan saya dan aromanya masih menempel, padahal sudah setengah hari saya jalani.


Mandi dengan Body Wash Varian Fresh Dazzle
Ketika membuka tutup botolnya, sudah tercium wanginya segar.  Hasilnya setelah seluruh badan selesai dibilas, ternyata memang benar-benar segar.  Kadang saya ulangi lagi sampai dua kali saking segarnya hehe.

varian fresh dazzle vitalis body wash

Kandungan yang terkandung di dalamnya yaitu jeruk Yuzu, Teh Hijau dan racikan aroma parfum Bergamot serta Musk-nya sukses memberikan kesegaran yang sempurna. 


Semua varian sabun mandi cair Vitalis ini memberikan hasil yang melembabkan kulit, tidak menjadikan kulit saya kering dan wangi parfumnya tahan lama. Saya menyukai semua variannya dari Soft Beauty, White Glow dan Fresh Dazzle dan yang menjadi favorit saya adalah Fresh Dazzle dengan kemasan botol berwarna hijau. Wanginya varian Fresh Dazzle ini membuat mood saya menyenangkan dan fresh.

vitalis perfumed body wash
Aroma parfum Vitalis Body Wash bikin happy

Gara-gara terlalu suka sama wanginya Vitalis Body Wash ini, sekarang kalau bepergian saya usahakan untuk packing pertama kali adalah menyiapkan toiletries-nya lebih dulu, takut ketinggalan lagi. Dan aktivitas mandi pun menjadi menyenangkan saat ini, saya bebas menentukan wangi yang berbeda setiap harinya.


 
vitalis body wash
Bepergian kemanapun nggak lupa sabun Vitalisnya

Harga Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Produk Vitalis Body Wash tersedia hampir diseluruh minimarket, supermarket bahkan di toko-toko grosir pun juga ada. Soal harga tentunya bersahabat dengan kantong saya, untuk kemasan 200 ml dijual dengan harga Rp. 15.600 saja, harga ini tentunya tidak akan selisih jauh dengan toko-toko lain,

Harga terjangkau

Nah, jika kemasan 200 ml ini terasa terlalu banyak untuk dibawa bepergian, tenang saja karena Vitalis Body Wash juga tersedia dengan kemasan 100 ml. Untuk yang terbiasa packing minimalis sepertinya cocok dengan kemasan mungilnya ini.


Kenalan dengan Sang Maestro,  PT. Unza Vitalis

Jika kalian selama ini sudah mengenal merk Vitalis dengan produk parfumnya, bahwa semua produk parfum yang beredar di pasaran adalah inovasi dari PT. Unza Vitalis. Vitalis pertama kali hadir sebagai market leader di kategori parfum wanita dan tentunya sudah berpengalaman untuk menghasilkan wangi parfum sesuai trend.

Sejak pertengahan tahun 2019, Vitalis ingin membawa keahliannya di bidang parfum ke dalam suatu produk Body Wash. Produk Body Wash dipilih dikarenakan konsumen sebagian besar menentukan sabun pilihannya dari aroma parfumnya. Dan Vitalis bisa membaca situasi pasar saat ini dengan mengeluarkan produk terbarunya dan yakin akan memberikan pengalaman mandi kepada konsumen yang lebih baik.

vitalis body wash
Nikmati kesegaran wangi parfum Vitalis Body Wash


Jadi apakah kalian sudah tahu mau menentukan Vitalis Body Wash varian yang mana hari ini?





                                                                                                                                            

22 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Cerita Dari Tanah Papua : Destinasi Wisata Hijau yang Mempesona


Siapa yang tidak mengenal sebutan Bumi Cendrawasih? Saya rasa hampir semua masyarakat Indonesia mengetahui bahwa Bumi Cendrawasih adalah sebutan khas dari tanah Papua. Papua merupakan provinsi terluas di Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Semenjak tahun 2003, dibagi menjadi dua provinsi dengan bagian timur tetap memakai nama Papua dan bagian barat memakai nama Papua Barat.

Indonesia yang memiliki karakteristik hutan tropis membawa anugerah terindah bagi tanah Papua, seperti kekayaan hasil bumi yang melimpah serta alam yang cantik dan masih alami. Luas hutan di Papua mencapai 37,5 hektar atau sekitar 87,38 persen dari luas total daratan Papua dan Papua Barat. Sedangkan jumlah masyarakat adatnya mencapai lebih dari 3 juta jiwa dan mereka memiliki kewenangan untuk berperan penting dalam menjaga hutan.



Papua sebagai Destinasi Wisata Hijau

Luasnya wilayah hutan di Papua menjadikan sebagian besar wilayahnya berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Tanah Papua pantas disebut banyak memiliki destinasi wisata hijau karena keberagaman alam serta ekosistem disana yang masih terjaga dengan baik.

Sebut saja Raja Ampat, dengan pemandangannya yang sangat indah, mampu mengundang wisatawan untuk berkunjung kesana dan membuat pendapatan warga lokal bertambah. Salah satu cara yang dilakukan warga yaitu dengan dibangunnya homestay atau penginapan yang selalu ramai saat high season tiba serta dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk melakukan pemesanan penginapan sebelum wisatawan tiba.

Banyaknya wisata alam yang berada di tanah Papua bukan hanya Raja Ampat yang menjadi incaran wisatawan, Danau Sentani yang rutin menggelar Festival Sentani selalu ditunggu-tunggu oleh turis domestik dan mancanegara. Padang sabana hijau yang mengelilingi danau ini menjadi salah satu panorama yang membuat mata dan pikiran menjadi lebih fresh.

Pelaksanaan Festival Danau Sentani ini memadukan suguhan alam dan budaya asli wilayah Tabi, yang mana didiami oleh 16 sub suku. Festival ini diisi dengan tari-tarian diatas perahu, tarian perang khas Papua, sajian kuliner khas Papua dan juga pertunjukan upacara adat seperti penobatan Ondoafi atau kepala adat.



Aktivitas Seru di Papua

Di benak saya terlintas banyak sekali keinginan jika berkunjung ke tanah Papua, tidak hanya berkunjung ke wisata alam saja, tetapi juga berkumpul bersama warga lokal yang terkenal ramah kepada wisatawan. Pasti ini akan menjadi momen yang dirindukan ketika sudah meninggalkan Papua. Aktivitas seru yang menjadi incaran saya yaitu seperti :


1. Menikmati Lembah Baliem Wamena
Lembah Baliem merupakan lembah di pegunungan Jayawijaya dan berada di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut yang dikelilingi pegunungan dengan pemandangannya yang masih alami. Suhu udara di wilayah Lembah Baliem bisa mencapai 10-15 derajat celcius pada waktu malam.

Lembah ini merupakan tempat tinggal Suku Dani yang terletak di Desa Wosilimo, 27 km dari Wamena. Selain Suku Dani, juga hidup bertetangga dengan beberapa suku lainnya seperti Suku Yali dan Suku Lani.

Yang membuat saya ingin ke Baliem selain bertemu dengan saudara-saudara dari Suku Dani, tentu saja ingin merasakan menginap di rumah adatnya yang disebut dengan rumah Honai. Rumah Honai ini terlihat unik karena berbentuk bundar dan beratapkan jerami serta memiliki pintu yang berukuran kecil.



2. Menjelajah Taman Nasional Lorentz
Taman Nasional Lorentz memiliki luas 2,4 juta hektar dan wajar saja jika Taman Nasional Lorentz ditetapkan sebagai taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Destinasi wisata alam ini juga masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO.


Di dalam Taman Nasional Lorentz berisi beberapa ekosistem, termasuk padang rumput, rawa-rawa, pantai lautan, hutan huja, dan pegunungan Alpine yang beratapkan gletser tropis yang cukup langka.


3. Bersantai di Pantai Base-G Jayapura
Saya menyukai wisata laut, tentu saja keberadaan Pantai Base-G tidak akan saya lewatkan. Hanya berkendara selama 1 jam dari kota Jayapura, saya bisa menikmati angin laut di area pantai ini.

pantai base-g jayapura



Tak Kenal EcoNusa, Maka Tak Sayang

Yayasan Ekosistim Nusantara Berkelanjutan (EcoNusa Foundation) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan mengangkat pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia dengan memberi penguatan terhadap inisiatif-inisiatif lokal.

Maka dari itu, EcoNusa mendorong pembangunan dan pengembangan kapasitas kelompok masyarakat madani, bekerja sama dengan mereka untuk mengembangkan strategi untuk kepentingan advokasi, kampanye, komunikasi dan pelibatan pemangku kepentingan.

Yayasan EcoNusa didirikan pada 21 Juli 2017 dan berbasis di Jakarta. Yayasan ini juga bertugas untuk menjembatani komunikasi antara pemangku kepentingan di wilayah timur Indonesia yaitu Tanah Papua dan Maluku. Tujuannya tidak lain adalah untuk memaksimalkan praktik terbaik dalam hal perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan berdasarkan prinsip keadilan melalui kegiatan nyata bersama masyarakat lokal.

Untuk menjaga alam seperti pantai, EcoNusa bekerjasama dengan masyarakat sekitar dan instansi terkait untuk mengadakan kegiatan bersih pantai dan laut seperti yang dilakukan di Pantai Tanjung Bayang Makasar.



Upaya Mengembangkan Ekowisata Papua

Kegiatan ekowisata di Indonesia mulai dirasakan pada pertengahan tahun 1980-an, dimulai dan dilaksanakan oleh perorangan atau biro wisata asing, salah satu yang terkenal adalah Mountain Travel Sobek, yaitu sebuah biro wisata petualangan tertua dan terbesar.

Ekowisata juga membawa perubahan bagi masyarakat Kampung Malagufuk, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong. Kini, masyarakat Malagufuk tak lagi mengandalkan hasil penjualan pertanian, selama ini warga Malagufuk harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer untuk bisa menjual hasil pertanian. Dengan ekowisata, mereka bisa menyuguhkan hasil pertanian tersebut kepada wisatawan yang berkunjung ke Malagufuk untuk pengamatan burung (birdwatching).

destinasi wisata hijau

Tantangan yang dihadapi bagi masyarakat kecil untuk pengembangan ekowisata di daerahnya yaitu seperti kendala bahasa jika tamu yang datang adalah wisatawan asing. Akan tetapi hal ini tidak menghalangi semangat mereka untuk terus memperkenalkan dan mempertahankan potensi daerahnya.


Yuk jaga alam sekitar kita, sama seperti saudara-saudara kita di Papua yang terus menjaga kelestarian alamnya. Kalau tempat-tempat wisata tetap terjaga, traveling ke manapun pasti akan menyenangkan.



Referensi :

- Wikipedia
- https://bobo.grid.id/read/08678575/honai-rumah-adat-suku-dani-papua
- https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20191204153618-33-120281/ini-eksotisnya-taman-  
  nasional-lorentz-wajib-disambangi
- https://www.pantainesia.com/pantai-base-g
- https://www.econusa.id/id/ecostory/malagufuk-ecotourism-village--maintaining-and-caring-for-
  forests
- https://www.phinemo.com





28 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Say Hi to Disability : Aku, Kamu dan Mereka Sama

Saya percaya kalau sebagian besar masyarakat kita mempunyai jiwa toleransi yang besar, senang bergotong-royong dan peduli akan nilai-nilai adat budayanya. Dari kecil juga sudah diberi pelajaran untuk saling menghargai sesama apapun kondisinya, karena kita semua bersaudara bukan?

pengertian disabilitas

Nggak terlepas dari fisik kita yang sempurna ataupun kurang sempurna, semuanya adalah sama, sama-sama mempunyai hak dan kewajiban. Begitu pula dengan saudara-saudara saya penyandang disabilitas. Mengingatkan kembali memori teman-teman soal disabilitas nih yang mungkin sedikit terlupakan.


Yuk Kenalan Sama Teman-teman Disabilitas
Pengertian disabilitas yaitu orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga Negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Pengertian ini bersumber dari Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

Nggak hanya dari satu undang-undang ini saja yang memberikan pengertian mengenai disabilitas. Menurut Resolusi PBB, penyandang disabilitas merupakan setiap orang yang tidak mampu menjamin oleh dirinya sendiri, seluruh atau sebagian, kebutuhan individual normal dan/atau kehidupan sosial, sebagai hasil dari kecacatan mereka, baik yang bersifat bawaan maupun tidak, dalam hal kemampuan fisik atau mentalnya.


Jenis-Jenis Penyandang Disabilitas
Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat, ada tiga jenis Penyandang Disabilitas, apaan aja? Ada yang tahu?

Cacat Fisik
Cacat fisik adalah kecacatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi tubuh, antara lain gerak tubuh, penglihatan, pendengaran, dan kemampuan berbicara.

Cacat Mental
Cacat mental adalah kelainan mental dan atau tingkah laku, baik cacat bawaan maupun akibat dari penyakit, antara lain: retardasi mental, gangguan psikiatrik fungsional, alkoholisme, gangguan mental organik dan epilepsi.

Cacat Ganda atau Cacat Fisik dan Mental
Yaitu keadaan seseorang yang menyandang dua jenis kecacatan sekaligus. Apabila yang cacat adalah keduanya maka akan sangat mengganggu penyandang cacatnya.

Asas dan Hak-hak Penyandang Disabilitas 

Ada empat asas yang dapat menjamin kemudahan atau aksesibilitas penyandang disabilitas yang mutlak harus dipenuhi, seperti :

Asas kemudahan, yaitu setiap orang dapat mencapai semua tempat atau bangunan yang bersifat umum dalam suatu lingkungan.
Asas kegunaan, yaitu semua orang dapat mempergunakan semua tempat atau bangunan yang bersifat umum dalam suatu lingkungan. 
Asas keselamatan, yaitu setiap bangunan dalam suatu lingkungan terbangun harus memperhatikan keselamatan bagi semua orang termasuk disabilitas.
Asas kemandirian, yaitu setiap orang harus bisa mencapai dan masuk untuk mempergunakan semua tempat atau bangunan dalam suatu lingkungan dengan tanpa membutuhkan bantuan orang lain.

Kita Semua Sama
Menurut Undang-Undang Penyandang Disabilitas, mereka memiliki kekuatan hukum yang setara dengan masyarakat Indonesia lainnya. Selain itu, mereka juga berhak mendapatkan perlakuan yang sama dengan warga lain yang tidak memiliki kebutuhan khusus.

pengertian disabilitas

Kalian pasti pernah mendengar atau bahkan melihat sendiri keberadaan teman-teman penyandang disabilitas ini bekerja di sebuah gerai makanan atau café. Bahkan ada café yang sengaja mempekerjakan mereka dan kemampuannya pun nggak perlu diragukan lagi dalam hal melayani konsumen dan mempersiapkan makanannya. Yang jelas mereka sudah dilatih sebelumnya dan memiliki semangat kerja yang besar juga.

Untuk berkomunikasi juga sudah disediakan sebuah informasi sederhana semacam petunjuk penggunaan bahasa isyarat untuk bisa bercakap-cakap dan pesan menu makanan. Saya sendiri pernah mendapatkan seorang driver ojol yang mengaku tuna rungu, untuk memastikan pesanan saya tepat sasaran, dia mengirim pesan melalui sms. Luar biasa sekali ya semangat teman-teman penyandang disabilitas ini. 





12 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Thailand Trip : Cerita Menuju Wat Arun


Hari kedua di Thailand sebenarnya sudah saya atur untuk menuju ke Hua Hin, karena semalam si Lia mengatakan “ngapain ke Hua Hin, disana nggak ada yang bisa dilihat”, auto galau kan, padahal sudah booking hotel jauh sebelum berangkat ke Thailand yaitu di Jetty Hua Hin Hostel yang memang menjadi incaran saya.

wat arun bangkok
Selamat Datang di Wat Arun

Pagi sekitar jam 9 setelah selesai sarapan sederhana ala menu hotel, saya berjalan kaki yang sangat menguras tenaga menuju BTS Siam. Teriknya matahari di Bangkok jam segini sama saja seperti di Jakarta atau Surabaya, bikin gerah.

Jembatan bagi pejalan kaki menuju BTS

Agenda saya hari ini adalah mengunjungi kawasan wisata Wat Pho dan Wat Arun, saya tidak mengunjungi Grand Palace, karena menurut info dari sesama tamu Indo yang menginap di Hotel, hari ini ada kegiatan ritual atau semacamnya, sehingga Grand Palace ditutup. Saya juga tidak tahu pasti benar tidaknya, daripada sudah terlanjur ke Grand Palace dan beneran tutup, ya saya skip juga.


Drama Menuju Wat Arun
Dari cerita teman yang baru saya kenal di Hotel dan sesama turis dari Indo, dia sudah explore Wat Pho dan Wat Arun serta kawasan touristy sebelumnya dan memberi masukan saya untuk naik bis saja dengan mengikuti petunjuk dari website www.rome2rio.com.

Karena menganut asas hemat, saya pun mencoba mengikuti sarannya ketika sudah keluar dari hotel. Memang ya, untuk memahami petunjuk arah di smartphone ini dibutuhkan keahlian, menurut saya sendiri yang sudah yakin berdiri di halte bis sesuai petunjuk pun bisa bubar jalan.

Bis yang dimaksud sudah tiba dan saya pun segera berebut naik dengan warga lokal lainnya, kali ini saya tidak melihat ada turis asing selain warga lokal yang masuk bis ini. Keep cool..


Di dalam bis, saya mencoba mencari perawakan orang yang kira-kira bisa berbahasa Inggris, saya pun bertanya random dan mereka memberikan tanda kalau saya salah naik bis dan menyuruh saya untuk turun di halte berikutnya.

“Ya Tuhan untung nggak sampai belasan kilo meter bis ini jalan, meskipun bis sempat lewat di jalan semacam jembatan layang”

Saya kembali berjalan balik arah menuju arah Platinum Fashion Mall dan kali ini saya memutuskan untuk naik BTS saja. Lelah kalau harus menebak nebak nomor bis dan kebanyakan nama tujuannya ditulis dengan huruf Thailand.


Saya harus berjalan kaki sangat jauh dari jejeran mall-mall di daerah Pratunam ini untuk menuju BTS Siam. Dengan berbekal ilmu dari internet, dari BTS Siam saya memilih tujuan BTS Saphan Taksin, sama dengan rute menuju Asiatique. 

Di dermaga Sathorn Taksin saya antri untuk naik Chao Phraya Express Boat. Saya asik menikmati view disepanjang sungai Chao Phraya ini sampai akhirnya semua penumpang turun di dermaga yang terlihat sangat bagus, saya ikutan turun karena saya mengira akan ganti kapal, tapi ternyata tujuan kapal tadi adalah di ICON SIAM MALL, salah naik kapal hahaha.

Chao Phraya Boat
Antri yang tertib sebelum naik boat
Chao Phraya Boat Thailand

Ditengah (agak) kepanikan saya ini, si Lia menanyakan posisi saya, sebelum saya ngeh kalau ini adalah ICOM SIAM Mall, saya mengirim foto lokasi via WA ke Lia

“Lahhh itu Icon Siam mbak, nyasar ya” ujarnya
“Lahhh (ketawa ngakak dalam hati), ya udah aku coba nanya nanya dulu” balasku

Icon Siam Mall


Kembali ke dermaga, saya bertanya mengenai kapal tujuan Wat Arun, akhirnya saya kembali menunggu cukup lama untuk kedatangan kapal tujuan Wat Arun. Mendekati Wat Arun, dari dalam kapal, penumpang bisa melihat salah satu bangunan Wat Arun yang menjulang tinggi, sudah bisa dipastikan kalau kali ini saya nggak bakalan salah turun.

Cari tiket boat lagi

Selamat Datang di Wat Arun
Berwisata ke candi seperti ini mengingatkan saya akan Candi Prambanan maupun Borobudur, yang membedakan adalah pembangunan Wat Arun ini sebagian besar didominasi dengan tatanan pecahan-pecahan keramik. Sehingga di sore hari dari kejauhan, keramik-keramik ini terlihat seperti bercahaya, cantik.

Wat Arun
Wat Arun dari kejauhan



Tiket masuk Wat Arun adalah sebesar 50 Baht. Di bagian komplek kuil utamanya memang tidak banyak yang bisa dilihat selain foto-foto, sayangnya waktu saya kesana, pintu pagar untuk naik ke bangunan paling tinggi ditutup, alhasil wisatawan hanya berkeliling diseputar bangunan kuil saja.




Perhatikan jam buka dan tutup Wat Arun

Kawasan Wat Arun cukup luas juga untuk dijelajahi, cukup puas dengan komplek kuil utama ini, saya menuju bangunan-bangunan disebelahnya, penasaran juga kenapa banyak turis yang berjalan kearah bangunan disebelahnya.



Detailnya

Amazing
Si bule ikutan in frame aja

Saya pun mengexplore bagian lain yang banyak didominasi oleh ruang-ruang kosong dan patung dewa-dewa, sesekali sok ikutan gabung sama turis lain kalau ada Guidenya, jadi bisa curi-curi dengar informasinya.



Halaman belakang dari bagian komplek Wat Arun



Ada satu bangunan yang cukup besar di kawasan ini, untuk masuk ruangan yang “suci” ini wajib melepas alas kaki. Di dalam ruang sembayang ini terlihat seorang biksu yang memimpin doa dan bahkan ada beberapa turis yang ikut giliran untuk didoakan oleh biksu ini.



Yang membuat saya terpana dengan bangunan disini adalah detail di dindingnya seperti tatanan mozaik-mozaik keramiknya tersusun dengan sangat rapi, kalau dilihat dari kejauhan seperti emas yang berjejer dan nampak berkilau.





Puas menikmati area Wat Arun, saya kembali menuju dermaga dan mencari informasi kapal untuk selanjutnya menyeberang menuju Wat Pho. Semoga tidak salah naik kapal lagi.. *lelah hayati*

26 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni