Liburan Nyaman dan Senang di Banyuwangi karena #PastiAdaOYO

11:21 PM

“Libur telah tiba”
“Libur telah tiba”
“Hore! Hore! Hore!”

Itulah penggalan lirik lagu dari Tasya Kamila yang berjudul Libur Telah Tiba. Siapa pun yang mendengar lagu yang bermakna liburan pasti langsung senang. Biasanya nih pelajar sekolah yang bisa menikmati libur sekolah hampir sebulan, seperti ketika libur menjelang hari raya dan tahun ajaran baru.

Bagi karyawan juga bisa memanfaatkan jatah cuti dari kantor untuk rehat sejenak meninggalkan rutinitas kantor yang membuat penat. Adakalanya ketika menginginkan liburan dalam waktu lama tapi terbentur dengan maksimal cuti dalam sekali pengajuan, seperti dalam sekali surat pengajuan cuti maksimal jatah cuti yang bisa diambil adalah 3 hari, hal ini mengharuskan karyawan harus pintar memanfaatkan tanggal merah, benar bukan?

Keterbatasan waktu cuti seperti ini juga dialami oleh saya, yang mana dari hari Senin sampai Jum’at lebih banyak menghabiskan waktu di kantor. Nah, tapi saya tidak kehabisan akal jika ingin refreshing sebentar, yaitu dengan pergi ke Kabupaten sebelah dari tempat tinggal saya di Jember, yaitu pergi ke Banyuwangi.

Meskipun Jember terletak cukup jauh yaitu sekitar 4 jam dari Ibukota Provinsi Jawa Timur, yaitu Surabaya, tetapi untuk pergi ke Banyuwangi hanya dibutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan saja. Alhasil, saya cukup sering bepergian ke Banyuwangi.


Refreshing Sejenak di Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan ibukota yaitu Kota Banyuwangi. Kabupaten ini terletak di ujung paling timur pulau Jawa dan berbatasan dengan Kabupaten Situbondo di sebelah utara, Selat Bali di sebelah timur, Samudera Hindia di selatan serta Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso di sebelah barat.



Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur sekaligus menjadi yang terluas di Pulau Jawa, yaitu dengan luas wilayah mencapai  5.782,50 km2. Di pesisir Kabupaten Banyuwangi terdapat Pelabuhan Ketapang yang menjadi penghubung utama antara Pulau Jawa dengan Pulau Bali. Tidak heran jika Pelabuhan Ketapang ini selalu ramai dengan hilir mudik kendaraan dan puncaknya adalah ketika musim liburan.



Moda transportasi untuk menuju ke Banyuwangi tersedia dari jalur udara maupun darat. Bandar Udara Banyuwangi yaitu Bandar Udara Internasional Banyuwangi memiliki rute penerbangan domestik seperti dari atau menuju ke Surabaya, Jakarta maupun Banjarmasin, dan untuk rute penerbangan internasional tersedia untuk tujuan ke Kuala Lumpur Malaysia.

Jika ingin menikmati pemandangan dan tidak diburu waktu, kereta api bisa menjadi pilihan transportasi yang bisa diandalkan, karena dari segi harganya terjangkau dan fasilitas yang nyaman. 


Kenapa Pilih Banyuwangi sebagai destinasi liburan?

Eits, mungkin kalian hanya mengenal Banyuwangi dengan Kawah Ijen saja. Jangan salah, di Banyuwangi ternyata banyak banget yang bisa diexplore, dari alam, budaya sampai kulinernya yang khas. Jadi nih ketika saya bepergian ke Banyuwangi, menyempatkan diri untuk mengunjungi destinasi seperti :


Kawah Gunung Ijen

Kawah Ijen merupakan destinasi yang diunggulkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, tidak heran jika pengunjungnya selalu ramai tiap hari. Gunung Ijen memiliki ketinggian 2,386 mdpl. Untuk menuju ke sini, bisa melalui Kabupaten Banyuwangi atau dari Kabupaten Bondowoso. Kawah Ijen merupakan sebuah danau kawah yang bersifat asam dan terletak di bagian puncak Gunung Ijen dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5.466 Hektar.



Fenomena alam yang menarik dari Kawah Ijen ini adalah Blue Fire-nya, hampir sebagian besar pengunjung yang pertama kali berkunjung kesini dibuat penasaran dengan Blue Fire ini. Tidak heran jika mereka akan bersiap mendaki Gunung Ijen dimulai dari jam 1 dini hari.


Bersantai Pulau Merah

Pulau Merah atau Pulo Merah adalah sebuah pantai yang berada di Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Pantai ini dikenal karena bukit hijau kecil dengan tanah berwarna merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi pada saat kondisi air laut surut. Ombak di Pulau Merah cukup menantang dan menjadi salah satu destinasi lokasi favorit wisatawan asing untuk surfing.



Menikmati Ombak Pantai Plengkung

Pantai Plengkung atau yang lebih dikenal dengan sebutan G-Land adalah pantai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Pantai ini juga disukai oleh penggemar surfing baik dari Indonesia maupun dari Luar Negeri.



Snorkeling di Pulau Tabuhan

Bagi pecinta snorkeling, saya menyukai pulau kecil ini. Pasir putih dan warna gradasi air lautnya amat sangat memanjakan mata, begitu juga dengan pemandangan bawah airnya, terumbu karangnya cantik-cantik. Di Pulau Tabuhan ini saya bisa berjalan kaki mengelilingi pulau sekitar 45 menit jika berjalan santai.


pulau tabuhan


Menikmati Sejuknya kawasan Jawatan Benculuk

Siapa yang belum mendengar nama Jawatan Benculuk di Banyuwangi? Sekarang destinasi ini semakin populer. Awalnya adalah sebagai tempat penyimpanan kayu jati yang dikelola oleh Perhutani Banyuwangi. 

Semakin beredarnya foto-foto kawasan ini di sosial media intensitas jumlah pengunjung semakin banyak. Wisata Hutan Jawatan Benculuk memang terkenal dengan spot foto yang instagrammable, dengan hadirnya pohon-pohon besar dengan batang yang unik.


jawatan benculuk


Menikmati kuliner Rujak Soto

Pertama kali mendengar kuliner Rujak Soto adalah hal yang asing, rujak dan soto digabung menjadi soto. Ehmm

Justru karena rasa penasaran itulah saya mencoba mencicipi kuliner khas Kota Gandrung ini. Rujak soto ini memiliki bahan utama yaitu lontong dan berbagai macam sayuran kemudian disiram dengan kuah soto daging




Memanjakan mata di Agrowisata Taman Suruh

Kawasan Agrowisata Taman Suruh ini merupakan destinasi baru bagi warga Banyuwangi. Konsep wisata disini adalah menampilkan kekayaan alam pertanian lokal yang dikemas dengan menarik, seperti dibangunnya beberapa spot foto selfie dan instagrammable dengan hadirnya taman bunga Celosia yang cantik.  




Banyaknya destinasi wisata di Banyuwangi tidak memungkinkan untuk dikunjungi dalam waktu sehari saja, pilihan yang paling tepat adalah dengan menginap. Pemilihan penginapan buat saya tidak sembarang penginapan, biasanya saya mempertimbangkan lokasi hotel dengan tujuan destinasi yang akan dikunjungi serta fasilitas yang didapatkan. 

Eits, tapi selain pertimbangan tadi, harga juga menjadi pertimbangan selanjutnya lho, saya pasti senang kalau mendapatkan hotel dengan harga yang terjangkau dan fasilitas serta lokasi yang strategis.  Dan akhirnya saya memutuskan untuk menginap di jaringan hotel OYO.


Perkenalan dengan OYO ROOMS

OYO Rooms yang lebih dikenal dengan sebutan OYO atau “On Your Own”, adalah start up yang bergerak di bisnis jaringan hotel yang didirikan di India oleh Ritesh Agarwal pada tahun 2013. Pada tahun 2016, OYO memperluas bisnisnya dan mulai membangun sistem waralaba, sehingga kini OYO memiliki lebih dari 35.000 hotel di 800 kota yang tersebar di beberapa negara seperti India, China, Inggris, Indonesia Filipina dan Uni Emirat Arab. OYO resmi  masuk di Indonesia mulai awal tahun 2018  dengan nama badan hukum PT. OYO Rooms Indonesia.

Banyaknya pilihan hotel di OYO Hotels Indonesia yang tersebar hampir di pelosok negeri ini tentunya akan mempermudah traveler seperti saya untuk mencari penginapan.


Pengalaman Menginap di OYO Rooms

Hotel di Banyuwangi yang menjadi  pilihan saya yaitu Al Firdausi Residence atau yang disebut dengan OYO 1594 Al Firdausi Residence


Tampak depan

Lokasi OYO 1594 Al Firdausi Residence ini sangat strategis, yaitu berada di pusat Kota Banyuwangi, lebih tepatnya di Jl. Udang Windu No. 19. Jika tidak membawa kendaraan pribadi pun, akses untuk pergi dan menuju hotel bisa dicapai dengan transportasi online






Dengan lokasi yang berada di pusat kota ini, memungkinan saya untuk mencapai supermarket ataupun tempat oleh-oleh dengan mudah dan cepat.


Lobi depan


Menginap di Al Firdausi Residence ini tentunya sangat terjangkau, saya cukup membayar Rp. 160.000 saja, murah kan. Untuk pilihan kamar di OYO 1594 Al Firdausi, saya memilih tipe Standart Double. Dan fasilitas yang tersedia disini cukup lengkap yaitu AC, Flat TV, Welcome Drink berupa air mineral, peralatan mandi dan 2 buah handuk bersih yang wangi.







Cermin yang cukup besar

Ketika pertama kali mencari alamat lokasi hotel ini memang sempat agak bingung karena sudah malam dan penerangan di jalan juga kurang baik,  maka saya memanfaatkan fitur di aplikasi OYO yaitu “Call Hotel”. Tidak perlu waktu lama bagi si pemilik hotel untuk menerima telepon saya dan menjelaskan detail lokasi. Pegawai resepsionis pun dengan ramah menyambut kedatangan saya dan memberikan kunci kamar yang sudah disiapkan.




Bagaimana dengan kamar saya?

Baiklah, kamar yang saya pilih tidak terlalu besar akan tetapi cukup untuk meletakkan barang bawaan. Di kamar ini sudah disediakan lemari untuk menyimpan tas maupun pakaian. Selain itu juga terdapat cermin yang cukup besar untuk berkaca, Flat TV, AC yang berfungsi dengan baik dan kamar mandi lengkap dengan shower-nya.


Tempat tidur yang nyaman


Yang membuat saya kaget adalah ternyata kamar saya dilengkapi dengan pantry kecil, lumayan untuk meletakkan makanan yang dibawa dari luar dan terdapat tempat cuci piring juga.

Oya, OYO Rooms ini memiliki beberapa produk dan layanan yang disesuaikan untuk kebutuhan traveler, yaitu seperti :


·         OYO Townhouse yang dipromosikan karena hotel lingkungan berada di segmen menengah yang ditargetkan untuk para wisatawan milenial yang menginginkan akomodasi ekonomi premium.
·         OYO Home, yang diklaim OYO adalah Sistem Manajemen Rumah perdesaan India yang menawarkan rumah-rumah pribadi di berbagai lokasi dan sepenuhnya dikelola oleh OYO
·         OYO Vacation Homes yang mengidentifikasi dirinya sebagai merek rumah liburan terbesar ke-3 di dunia dengan merek manajemen persewaan liburan Belvilla, Danland, dan DanCenter bersama dengan Traum-Ferienwohnungen yang berbasis di Jerman.
·         SilverKey diluncurkan pada bulan April 2018, melayani kebutuhan para pelancong bisnis yang melakukan perjalanan bisnis untuk jangka waktu pendek atau panjang
·         Palette menawarkan staycation yang dikuratori dengan sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman intuitif dengan harga kompetitif, kategori resor liburan kelas atas
·         Collection O adalah kategori terbaru di bawah portofolio hotel OYO yang memenuhi persyaratan untuk pelancong bisnis yang cerdas
·         OYO LIFE, ditargetkan untuk kalangan milenial dan profesional muda yang mencari rumah yang dikelola penuh dengan persewaan jangka panjang, dengan harga terjangkau




Nah, sekarang kalau mau explore Banyuwangi lagi tidak perlu bingung menentukan tempat penginapan atau hotel, karena di jaringan OYO Kabupaten Banyuwangi tersedia banyak pilihan hotel. 




Pemesanan Hotel di OYO Sangat Mudah

Kalau ada yang mudah, buat apa cari cara yang susah? iya kan. Pemesanan hotel di OYO sangat mudah, ada dua cara yang bisa kita pilih, yaitu melalui aplikasi OYO dan website OYO. Aplikasi OYO bisa diunduh baik dari Google Play maupun IOS.

Sesuai dengan tagline yang diusung oleh OYO, yaitu "Dekat di Mata, Dekat di Hati, Dekat di Jari". Semua serba praktis, jika tidak sempat booking hotel dari perangkat komputer atau smartphone, hotel di OYO juga bisa dipesan on the spot lho.


Bepergian kemanapun di Indonesia tidak perlu ragu lagi untuk menginap di OYO, karena jaringan hotel OYO tersebar merata di Provinsi Indonesia. 




Holiday Wishes Bersama OYO Hotels Indonesia

Jadi, kalau saya mendapat voucher 70% dari OYO Hotels Indonesia, tentunya saya akan lebih lama lagi menginap di Kota Sunrise Of Java ini dan mengunjungi kembali beberapa destinasi yang sudah pernah saya kunjungi dan tentunya mencoba hal-hal atau destinasi wisata yang belum sempat saya kunjungi.

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang berlokasi di wilayah Wongsorejo Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.

Di kawasan Baluran ini atau yang terkenal dengan sebutan Africa van Java ini, saya juga menikmati birunya air laut di Pantai Bama




Pantai Sukamade

Pantai Sukamade ini berlokasi jauh dari pusat kota yaitu sekitar 100 km dan dibutuhkan stamina yang fit dikarenakan perjalanan untuk menuju kesana cukup menantang adrenalin. Pantai Sukamade ini berada di kawasan Taman Meru Betiri. Disini saya akan melihat habitat asli dari penyu dan berkesempatan untuk melihat secara langsung proses penyu bertelur.



Teluk Hijau Banyuwangi

Teluk Hijau adalah obyek wisata yang berada dalam areal Taman Nasional Meru Betiri, Sarongan, Pessanggaran Banyuwangi. Disebut Teluk Hijau dikarenakan air lautnya yang cenderung berwarna hijau. Biasanya nih dengan menikmati suara deburan ombak dan bermain di pasir pantainya yang bersih, perjalanan jauh menuju kesini akan terbayarkan dengan pemandangan yang luar biasa indah.



Jadi, bagi kalian yang belum pernah ke Banyuwangi, coba deh jadikan Banyuwangi ini sebagai wish list holiday kalian, karena banyak sekali tujuan wisata baik alam, budaya dan kulinernya yang akan membuat balik lagi ke sini. 

Soal penginapan mudah dong, kan OYO Hotels Indonesia sudah hadir di Banyuwangi. OYO Hotel juga sering mengadakan promo seperti potongan harga, lumayan untuk menghemat  pengeluaran, semua informasi promo selalu diupdate di sosial media OYO, yaitu Instagram  dan Twitter. Segera agendakan ya!


Referensi :
wikipedia.com
phinemo.com
merdeka.com
nativeindonesia.com
nasionalisme.co
ig :hobimakan.banyuwangi














10 comments:

  1. Mbak, kok kaya saya sih. Kalo lagi pengen hemat gak jauh-jauh dari Airy, OYO, RedDoorzs, wkwkwkwk

    Kalo lagi banyak duit baru begaya hotelnya, wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya, harga terjangkau fasilitas masih oke

      Delete
  2. Asik nih temanku juga saranin pake OYO mba karena hemat bangets jadi uangnya bisa buat yang lain yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener mba, aku dapet harga segitu wow banget, alokasi sisa duitnya bisa buat tambah uang jajan hehehe

      Delete
  3. pantai merah dan benculuk tampak tidak asing, tapi teluk hijau tampak sangat alami, mengingatkan ke dunia masa silam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pantai merah & benculuk mungkin masih sering wara wiri di linimasa sosial media. Teluk hijau sebelum tenar seperti sekarang memang jarang banget yg kesana & kayaknya memang agak2 gimana gitu, jalur menuju kesana naik kapal kecil ya mayan juga, apalagi kalo ombak mayan cukup kencang

      Delete
  4. Btw blm pernah nyoba bobok di OYO nih, bolehlah besok2 kl pas butuh penginapan cobain buka app OYO.. Semoga juga tahun depan bisa jalan2 ke Banyuwangi😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe cobain OYO juga ya mb next tripnya. Aminn semoga terwujud jalan-jalan ke Banyuwangi-nya dan ditunggu ceritanya, kalau aku waktunya longgar boleh juga diajak #uhuy

      Delete
  5. Mauuu banget ke ijen, mudah2an suatu Hari kesampaian, nunggu anak2 gede dulu, saya belum nyobain OYO, kapan2 deh Pas nanti traveling lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ditunggu cerita Ijennya yg mba evrina. Iya mbak cobain OYO & ditunggu cerita serunya bareng OYO

      Delete

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Powered by Blogger.