Hijaunya Subak versi Bondowoso









Bondowoso, setiap mendengar nama satu Kabupaten ini pasti yang ada di otak kita adalah Kawah Ijen. Pesona kawah ijen tidak perlu diragukan lagi, namanya sudah mendunia untuk para travelers pencinta kawasan wisata. Kita dapat menemukan pesona lain yang tersembunyi dari wilayah ini di daerah "pinggiran". Perjalanan saya kali ini ke Situbondo melewati Kecamatan Wringin. 

Ketika melalui wilayah daerah ini, pemandangan yang akan dilihat bisa membuat mata kembali "hijau". Di sebelah kiri jalan, terdapat pepohonan kering seperti winter pada saat di luar negeri. Disebelah kanan jalan, pemandangan sawah layaknya subak di Bali, benar-benar indah.
Tempat ini lebih pasnya merupakan lokasi untuk sekedar melepas lelah ketika berkendara. Indahnya pemandangan di sekitar lokasi membuat siapapun yang melihatnya akan merasa takjub dengan ciptaan-Nya.
Published with Blogger-droid v2.0.6

0 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Kemilau Jatim "Festival Jember 2012"


Event tahunan Pemerintah Kabupaten Jember yang bertajuk Bulan Berkunjung ke Jember 2012 ( BBJ ) merupakan ajang untuk menggiatkan sektor pariwisata di Kota Terbina ini. Launching untuk event Bulan Berkunjung ke Jember ini dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2012 kemarin, yang mana diadakan bersamaan dengan acara Kemilau Jatim ” Festival Jember 2012 ” yang diadakan oleh stasiun TV Swasta  di Jawa Timur. Acara ini berlangsung dari mulai pagi hari yang diawali dengan senam sehat bersama Bupati Jember MZA. Dzalal serta pelepasan balon. Antusias pengunjung sangat tinggi karena bertepatan dengan aktivitas pasar pagi setiap hari Minggu. 
Senam Pagi bersama Bupati
Tidak hanya diisi dengan kegiatan senam sehat bersama Bupati, menjelang siang pengunjung yang hadir dihibur dengan pertunjukkan kesenian Reog Ponorogo dan hiburan dari artis lokal.

Performance Reog Ponorogo
Malam harinya suguhan yang diberikan semakin meriah. Bintang tamu lokal yang hadir semakin banyak, tarian khas Jember ditampilkan di khalayak umum, selain itu acara ini juga disiarkan live di stasiun TV Jawa Timur.  Penonton juga dihibur dengan perform Jember Fashion Carnival (JFC) yang sudah mendunia ketenarannya. Acara ditutup dengan kembang api yang mewarnai langit Alun-alun Kota Jember. 
Penampilan JFC

0 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Cuci Mata di Banjarmasin


Jika mempunyai tidak banyak waktu di Banjarmasin, kalian mungkin bisa melakukan flaspacker seperti saya.
Sore hari di Banjarmasin, saya menghabiskan waktu dengan berkeliling kota.

Tampak depan Masid Sultan Suriansyah
Bagian dalam Masjid Sultan Suriansyah
Kampung Sasirangan
Suasana sore di Kota Banjarmasin
  1. Rute pertama, saya mengunjungi daerah Pasar Terapung Kuin. Pasar Terapung Kuin berbeda dengan Pasar Terapung Lok Baintan. Perbedaan itu karena dilihat dari sisi ”keasliannya”. Pasar Terapung Kuin lokasinya masih di daerah perkotaan dan akses untuk menuju ke sana lebih mudah. Saya sore itu tidak sampai ke Muara Sungai Kuin untuk melihat lokasi Pasar, karena meskipun kesana saat itu juga tidak akan terlihat aktivitas perdagangan seperti pada saat pagi hari. Jadi cukup puas saja dengan berkeliling seputar sungai Kuin.
  2. Tujuan berikutnya yaitu komplek Makam Sultan Suriansyah yang berada di Kelurahan Kuin Utara. Menurut sejarah, Sultan Suriansyah merupakan raja Kerajaan Banjar pertama yang beragama Islam. Pada saat beliau masih kecil namanya adalah Raden Samudera, dan setelah diangkat menjadi raja namanya berubah menjadi Pangeran Samudera, kemudian setelah memeluk agama Islam namanya berubah menjadi Sultan Suriansyah.   
  3. Berlanjut ke tujuan selanjutnya, saya menuju ke masjid yang tergolong dalam kategori cagar Budaya di sepanjang sungai Kuin, yaitu Masjid Bersejarah Sultan Suriansyah yang didominasi warna hijau. Halaman masjid disini terbilang cukup luas. Arsitektur yang tampak masih mempertahankan struktur bangunan lama dan terlihat masih berdiri kokoh, dikarenakan pemeliharaan dari masjid ini sangat baik.
  4. Kampung Arab - Sasirangan
  5. Tujuan selanjutnya, saya menghabiskan waktu sore di tepian sungai Martapura, yang mana biasa dijadikan tempat bagi warga untuk sekedar nongkrong. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan disini sembari menunggu waktu Magrib tiba, terlihat beberapa komunitas club fotografi, sepeda unik bercengkrama di sini.

Komplek Makam Sultan Suriansyah
 Kalau berkesempatan ke Banjarmasin, mungkin lain kali mencoba menikmati sore di Kabupaten yang lain, kayaknya nggak cukup kalau cuma 1 - 2 hari. Okeylah

0 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni