Lumayan juga nih di Lippo Mall Jember sering ngadain festival, entah itu festival yang berhubungan dengan Korea atau Hallyu Wave ataupun festival kuliner. Selesai diadakan festival kuliner Legendaris Jakarta, kemudian ganti dengan festival kuliner Thailand.
Festival Kuliner Thailand yang membawa tema “Sunthai Street Food”, di adakan di area parkiran Lantai 4, jadi bisa dibilang areanya cukup luas. Soalnya tenantnya juga banyak kali ini. Dibandingkan dengan festival kuliner Jakarta, untuk festival kuliner Thailand ini, pengunjungnya banyak banget. Saya kesana setelah pulang kantor, sekalian njajan gitu.
Festival Kuliner Thailand di Lippo Plaza Jember
Dari awal, saya udah niatin jajanan pertama yang mau dibeli adalah mango sticky rice, lumayan lama nggak menikmati makanan khas Thailand satu ini. Harapannya sih nantinya di Lippo Plaza menemukan yang rasanya mantulita, persis kayak di Thailand.
Apakah berhasil menemukan?
Yang jualan mango sticky rice pastinya ada dan satu wadah plastik mango sticky rice dihargai kalau nggak salah sekitar 35 ribu. Saya dan temen mencoba untuk muter-muter hampir di semua tenant, kita intipin dulu satu-satu sampai bingung mau beli yang mana.
Di festival kuliner Thailand ini, juga ada yang menjual menu pork, tapi area jualannya dipisah, ada bagiannya sendiri.
Saatnya icipin mango sticky rice, pertama untuk ketannya, ehmm pastinya nggak sesuai expetasi saya hahaha, ketannya kali ini dibuat warna-warni, ada warna ijo dan ungu. Ada-ada aja sih ini. Untuk teksturnya sedikit agak pekat gitu. Kedua, untuk buah mangganya, kalau untuk buah mangganya, menurut saya no failed, manis dan enak juga. Ketiga, untuk santannya, nah ini nih nggak sesuai expetasi saya, kurang berasa aja, kurang gimana gitu ya, kurang gurih iya, kurang manis dikit juga iya. Etapi santannya mango sticky rice memang nggak yang terlalu manis sih.
Jajanan selanjutnya yaitu baby octopus, melihat versi yang utuh bikin temen saya penasaran, jadi yawes kita pesen ini aja. Untuk seporsi kecil baby octopus ini kalau nggak salah harganya kisaran 35 ribu - 40 ribu. Gimana soal rasanya? ya so so lah, nggak yang terlalu wah banget.
Snack berikutnya yaitu choi pan, satu wadahnya berisikan sekitar 5-6 biji, lupa persisnya, yang pasti satu wadah ini dinikmati berdua dengan saya, itupun kalau nggak salah saya cuman makan 2 biji dan lumayan kenyang. Untuk harganya sendiri, yaitu sekitar 40 ribu. Lumayan hahaha.
Nggak afdol rasanya kalau nggak beli thai tea, yes nggak lupa saya beli minuman khas Thailand ini, kalau nggak salah dihargai 25 ribu dengan ukuran gelasnya cukup besar.
Banyak banget pilihan jajanan yang dijual, ada es longan, saya sendiri baru denger nama es longan ini, terus ada juga usus goreng crispy, baby crab crispy, jamur goreng crispy. Yang pasti waktu saya ke Thailand, belum nemuin ada yang jual usus crispy.
Hal yang Bikin Saya Salfok
Nggak cuman salfok tapi membuat saya dan temen ngakak di sini, gimana nggak ketawa-tawa kalau dari awal kita mutusin buat datang ke festival ini, yang ada di pikiran saya adalah semua tenantnya full menjual makanan khas Thailand, lahh ternyata yang kita lihat adalah ada stand teh poci, stand lumpia Semarang, stand cuanki Bandung, yang awalnya kita nggak ngeh kalau kita nggak baca banner gede di atas standnya. Yang mana stand makanan lokal ini tadi berlokasi jejeran dengan stand baby octopus.
Bukan hanya berhenti disitu aja kesalfokan saya, kita juga nemuin stand penjual pentol, nama brandnya mafia pentol, sejak kapan pentol masuk ke jajaran festival kuliner Thailand. Ada-ada aja emang festival kali ini.
Overall, malam itu, saya puas sih keliling stand di festival kuliner Thailand ini, lumayan banyak variasi soalnya.
So, gimana menurut teman-teman yang udah cobain kulineran makanan khas Thailand?






Comments
Post a Comment
Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang