Menikmati Bali Strait : Pulau Menjangan & Pulau Tabuhan

Bingung weekend mau menghabiskan waktu kemana di Banyuwangi? Itulah yang terjadi pada saya saat berada di Banyuwangi ketika free dari kegiatan berbau perkantoran. Sebenarnya dibilang bingung juga nggak, cuman plan ini maju mundur maju mundur aja di otak. Nah, ketika saya dengan mantap "okey weekend besok mau melaut", langsung saja saya cari Open Trip ke Bali, pulau seberang dari Banyuwangi ini. Tepatnya adalah di wilayah Bali Barat. Pulau Menjangan sendiri mempunyai arti rusa atau kijang, karena di Pulau ini dihuni oleh kawanan rusa atau kijang liar.

Welcome

Rame-rame menuju Pulau Menjangan
Jadi, Open Trip seharian yang saya pilih ini adalah dengan tujuan Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan. Biaya untuk mengikuti Open Trip seharian sangat terjangkau yaitu sekitar 275 ribu. Tarif sebesar itu sudah termasuk biaya kapal PP dari Meeting Point ke Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan, makan siang nggak ketinggalan pula termasuk biaya sewa peralatan snorkeling. Komunikasi dengan pihak jasa tur pun juga mudah alias komunikatif, mereka menawarkan untuk menjemput saya di hotel untuk sama-sama menuju di titik awal yaitu Rest Area Watudodol Banyuwangi, katanya hotel tempat saya menginap di Hotel Slamet Banyuwangi masih dilewati oleh mas Guide nya ini. Tawaran itu tentu saja saya setujui. 

Jam setengah enam pagi, mas Guide sudah menelepon dan bilang sudah ada di parkiran hotel, lahhh sayanya masih tidur. Inilah saatnya dibutuhkan kecepatan tangan untuk packing perlengkapan mantai.

Di Rest Area Watudodol, mulai berdatangan peserta trip yang lainnya dan setelah terkumpul lengkap, saatnya menuju kapal yang sudah disiapkan tim. Beruntung saat itu, ombak juga nggak terlalu besar, tenang saja jaket pelampung sudah dibagikan kepada semua peserta trip. Ingat, meskipun hanya jaket tapi ini adalah standart pelayanan kepada setiap peserta trip, menurut saya seperti itu.

Tujuan pertama yaitu menuju Pulau Menjangan. Di Pulau Menjangan ini, saya diajak Mas Guide menuju point snorkeling sebanyak 2 kali. Titik yang pertama menurut saya biasa saja, malah saya nggak dapat ikan lucu yang bisa dilihat waktu snorkeling. Yang penting nyebur. Jadi disini saya lebih banyak foto ala-ala di atas floaties dan perahu dengan view sekitar.

Nggak sah kalau belum foto di sini *Say cheese* - maaf kualitas foto dari HP Middle Class
Nyantai dulu lah

Berpindah ke lokasi spot snorkeling yang kedua, disini lebih menarik, saya bisa menemukan ikan nemo yang lucu dan sahabat-sahabatnya. Lumayan lama juga nyebur di area ini, mas Guide juga dengan cekatannya membantu foto underwater. Nahh gitu

Yang jelas ini bukan aku

Waktu yang cukup lama disini, akhirnya harus berakhir. Saya dan rombongan yang lain segera menuju ke Pulau Menjangan untuk makan siang. Seperti biasa kalau mengikuti trip pantai, olahan makanan pun nggak jauh-jauh dari ikan laut. Begitu juga ketika trip ke Menjangan ini, terdapat cukup banyak pilihan menu sederhana yang enak seperti mie, ikan laut dan pilihan sambalnya yang pedas menggelora. Nikmat banget


Soal rusa gimana? Saya hanya menjumpai seekor rusa yang sibuk dengan pencarian menu makan siangnya sendiri. Kurang seru kalau hanya bertemu satu ekor rusa, saya pun beranjak menuju hamparan pasir putih di sebelah kanan dermaga Pulau Menjangan.


Kelar urusan logistik perut, saya segera menuju Pulau Tabuhan. Perjalanan menuju ke Tabuhan cukup deg-deg ser juga, laju kapal seperti melawan arah ombak sehingga rasanya seperti lamaaaa banget. Selesai urusan beradu dengan ombak Selat Bali, saya disambut lautan pasir berwarna putih cantik, cukup putih juga pasir di Pulau ini. 

Selamat datang di Pulau Tabuhan

Laut dan pasir

Oya di Pulau Tabuhan ini ada warungnya juga dengan menu makanan dan minuman ringan seadanya. 

Saya mencoba menuju sisi kiri pulau, terdapat tumpukan batu bata bekas runtuhan, entah bekas apa batu itu karena saya sendiri tidak tahu, tapi dengan adanya runtuhan ini paling tidak bisa dibuat spot foto yang cukup menarik.

Lomba banyak-banyakin foto

Pulau Tabuhan ini memiliki luas sekitar 5 hektare, dalam hitungan menit pun saya bisa mengitari pulau ini dari ujung ke ujung hehehe. Sayangnya, ketika saya berjalan mengitari pulau di bawah teriknya sinar matahari, saya menemukan sampah-sampah yang mengganggu pemandangan. Jadi nggak asyik lagi kan kalau view cakep disini ketambahan sama latar sampah-sampah. Ughh


Di Pulau Tabuhan ini pun, nggak banyak aktivitas yang saya lakukan, karena capek snorkeling di Pulau Menjangan, saya hanya menikmati semilir angin dan laut bergradasi biru di depan mata. 

Viewnya laut cakep, sayang banyak ranting dan bekas-bekas sampah

Main air terus

Sampai pada saatnya, mas Guide memberikan aba-aba untuk segera meninggalkan pulau menuju ke Watu Dodol Banyuwangi. Yang pasti, Pulau Menjangan ini bisa dijadikan alternatif refreshing singkat untuk yang kangen sama laut dan pantai plus dijamin kulit langsung merah terbakar karena seharian terpapar sinar matahari. 


Kalau kalian trip singkat kemana nih yang asyik buat ngilangin kebosanan?


FYI :
- Sekarang sudah banyak terdapat Open Trip yang menyediakan paket ke Pulau Menjangan dan Tabuhan. Pilih yang terpercaya ya, kalau saya kemarin ini memakai jasa dari Yuk Banyuwangi. Silahkan cek sosmed IG nya di @yukbanyuwangi

- Jangan lupa bawa properti keceh kalian untuk menunjang foto-foto sekaligus melindungi diri dari teriknya matahari, seperti kacamata, sunblock maupun aloe vera





80 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni