[Review] Hongkong Kaiteki Hotel Ho Chi Minh City

Lagi-lagi kembali galau memilih hotel di Ho Chi Minh City, situs pencarian hotel seperti www.hostelworld.com, www.booking.com maupun www.agoda.com memberikan beragam jenis hotel dengan pilihan harga yang beragam pula. Nah, dari puluhan hotel di situs pencarian hotel tersebut, ada satu hotel yang menarik perhatian saya, Hongkong Kaiteki Hotel namanya. 
Tampak Depan Hotel (Source : Website Kaiteki)
Saya pun meluncur ke website resmi Hongkong Kaiteki Hotel untuk mencari informasi detailnya. Yang membuat saya penasaran dengan hotel ini adalah adanya kamar dengan konsep tidur di dalam kapsul. Pernah mendengar tentang hotel kapsul nggak? Singkatnya sih seperti tidur di dalam peti mayat. Jangan dibayangkan tidur di dalam peti beneran ya.

Dari segi lokasi, Hongkong Kaiteki Hotel terletak di Bui Ven Street yang berada di Distrik 1, yaitu areanya turis. Jadi, kalau mau mencari makanan maupun agen travel nggak bakalan sulit.

Nggak mau tanggung-tanggung, saya memilih dua jenis kamar di Hongkong Kaiteki Hotel. Ketika booking kamar melalui website, akan diminta data kartu kredit. Tenang saja, nominal dari harga kamar yang dipesan nggak akan muncul di tagihan kartu, ini dimaksudkan sebagai “deposit” bahwa tamu benar-benar akan menginap disana.

Hari pertama, saya merasakan tidur di Standart Room. Harga untuk Standart Room adalah USD 20/malam pada saat booking via website. Pas sampai hotel, langsung check-in dan tunjukkan kode booking yang sudah dipesan. Resepsionis akan memberikan pilihan, membayar dengan  mata uang US Dollar atau Dong. Saya memilih membayar dengan US Dollar, karena sudah saya siapkan sejak dari Indonesia. Urusan administrasi tidak hanya selesai disini, resepsionis meminta saya untuk “menjaminkan” paspor ke dia. Awalnya takut kalau paspor akan hilang, tapi mereka memberikan kepastian bahwa paspor akan baik-baik saja. Okay, paspor saya pun resmi ditahan.
Tempat tidur Standart Room
Kulkas, Lemari pakaian ukuran jumbo
Tempat tidurnya menghadap ke toilet yang kacanya tembus pandang hihihi
Pegawai yang saya temui malam itu hanya 2 orang, 1 cewek yang bertugas mengurus bagian administrasi di resepsionis dan 1 cowok juga turut menemaninya, sekaligus mengantar tamu yang baru datang ke kamar.
Fasilitas di kamar Standart Room ada water hitter, hair dryer, kulkas, AC, flat TV, lemari pakaian dan kamar mandi pribadi tentunya. Di dalam kulkas juga sudah tersedia air mineral dan soft drink. Sedangkan tamu yang menginap mendapat gratis 2 botol air mineral saja, selebihnya harus membayar. Di toilet pun, sudah tersedia 2 buah handuk dan toiletries lengkap.
Toiletnya cukup luas juga ternyata
Perlengkapan mandinya lengkap

Malam ketiga menginap di Kaiteki Hotel, saya pindah ke Female Business Capsule. Harganya USD 7/malam. Saya diharuskan mengganti alas kaki dengan sandal yang sudah disiapkan oleh pihak hotel dan menyimpannya di loker khusus yang terdapat di loby hotel. Pegawai hotel pun memberikan keranjang kecil yang berisi handuk, sikat dan pasta gigi. Pegawai hotel mengantar saya sampai di ruangan dormitory, karena dia juga akan menjelaskan  mengenai penggunaan loker dan password..

Deretan tempat tidur kapsul di Female Business Capsule, saya kebagian yang atas kiri hehehe
Loker di sebelah kanan
Ngintip tetangga depan
Colokan ear phone khusus buat dengerin suara TV



Lampu kamar langsung nyala kalau kunci ditancepin ke colokan ini
Selimutnya gede banget. Tontonannya Conan ^^
Kamar kapsul ini berkonsep shared room, jadi tamu berbagi kamar mandi dengan tamu yang lain. Yang namanya shared bathroom pasti nggak selalu wangi dong *aliasdibacapesing*, karena pemakainya nggak cuma saya saja. Kamar mandinya dibagian bawah tidak tertutup penuh oleh sejenis sticker anti tembus, jadi kalau disebelah ada yang mandi, bisa terliat kakinya

Toilet bersama
Jejeran toilet dan wastafel
Asiknya, meskipun dormitory, tamu yang menginap masing-masing mendapatkan fasilitas flat tv di dalam kapsulnya, kalau bisa sih bawa ear phone sendiri, di resepsionis sebenarnya juga bisa pinjam. Colokan listrik juga tersedia di masing-masing tempat tidur dan lampu tidur yang akan menyala jika kunci ditancapkan di slot khusus. Keren kan! Nggak seperti dormitory umumnya yang hanya sedia tempat tidur, lampu baca dan colokan listrik saja.


Note : 
  • Kaiteki Hotel bersebelahan dengan cafe, kalau malam hari, suara pengunjung yang karaoke terdengar sampai di kamar Standart Room dan  kamar kapsul. Di kamar Standart Room, suara musik tidak terlalu keras terdengar, mungkin karena efek ruangan yang dipasang busa-busa di salah satu dinding kamar tidur
  • Lokasi hotel berdekatan dengan area turis seperti area Pham Ngu Lao
  • Untuk menuju ke Hotel, dari Bandara Tan Son Nhat gunakan taksi yang resmi seperti Vinasun, rata-rata tarifnya 200.000 Dong, begitu juga sebaliknya
  • Untuk booking via website hotel, bisa meluncur ke www.kaitekihotel.com

5 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni