Alam " Misterius ' Pantai Bandealit

           Weekend tanggal 12 November 2011, saya mengisinya dengan mengunjungi Pantai Bandealit yang terletak di selatan Kabupaten Jember tepatnya di Kecamatan Tempurejo. Pantai ini terletak di Kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Perjalanan dari Kota Jember dimulai dari jam 7 an pagi, itupun saya masih mampir sejenak di Indomaret membeli camilan sekedar buat sarapan ( maklum pagi-pagi sudah harus kumpul di rumah temen ). Rute yang saya lalui kali ini yaitu melewati Kecamatan Ajung kemudian Jenggawah. Kurang lebih jam 9 saya tiba di pos masuk Taman Nasional Meru Betiri. Perjalanan masih terus berlanjut melewati jalan makadam berbatu yang cukup membuat badan terpental-pental. Jalan tanah yang saya lalui pun juga kurang mendukung saat itu, cuaca tidak hujan saja jalanan becek, apalagi pada waktu hujan, pasti medan yang akan dilalui menjadi sangat berat.

Pos Masuk TN. Meru Betiri
Jalan menuju Bandealit



          Akhirnya saya tiba di Pantai Bandealit setelah kurang lebih 1 jam dari Pos Pertama tadi. Di pantai ini, pasirnya tidak seputih di Papuma Jember, disini pasir berwarna hitam dan deburan ombak sangat besar serta dilarang keras untuk berenang di sini. Cukup puas dengan melihat-lihat monyet yang berkeliaran bebas di sekitar pantai.






6 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

Pesona Tersembunyi di Nusa Barong

Nusa Barong terletak di wilayah laut selatan kabupaten Jember. Untuk mencapainya kita harus ke Pantai Papuma terlebih dulu, yang dapat ditempuh dari kota Jember selama 45 menit berkendara. Dari pantai Papuma kita menyewa perahu nelayan untuk menyeberang ke Nusa Barong selama 2 jam. Trip pada waktu saya berangkat beberapa hari yang lalu di mulai dari pukul 7 pagi dan kapal pun mulai berlayar. Tidak sedikit juga yang mabuk laut, termasuk saya, ombak yang menurut saya cukup membuat eneg perut ini, berhasil membuat saya terkapar. Sepanjang perjalanan menuju ke Nusa Barong, pemandangan pulau dengan tebing-tebing berwarna putih cukup membuat kagum. Dan pukul 9 pagi kapal perlahan-lahan mulai menepi di Nusa Barong.
Rombongan berpose terlebih dulu


Pemandangan di sekitar Papuma menuju Nusa Barong

Pemandangan yang masih alami

Pulau yang jarang dijamah manusia ini masih terlihat alami. Warga memanfaatkan daerah di sekitar Nusa Barong untuk sekedar memancing dan pengunjung pun bisa berenang di pantainya yang landai ini dengan gradasi warna yang sangat bagus. Selain di Nusa Barong, spot lain yang bisa di kunjungi ada Teluk Jeruk. Pengunjung yang masih kurang puas berenang, bisa mencoba berenang di sini. Pemandangannya juga tidak kalah menarik, birunya air laut memancing pengunjung untuk berenang dan berlama-lama berjemur di pasirnya yang putih.

Photoshoot

Pose Narsis

Hari semakin beranjak siang dan sekitar jam 2 pun rombongan saya sudah mulai meninggalkan spot-spot menarik di Nusa Barong. Kembali mengarungi lautan dan siap-siap untuk terkapar kembali di atas perahu. Yup, jam setengah 4 sore saya sudah kembali lagi ke Papuma. Acara tidak langsung bubar begitu saja, saya dan rombongan masih menikmati hidangan sore sebagai penutup trip kali ini yaitu ikan bakar dan teh hangat, yang cukup untuk menghangatkan badan setelah seharian terkena air laut dan angin sehingga membuat beberapa orang masuk angin.

Tidak menyangka, di Kabupaten Jember ternyata terdapat pesona alam yang luar biasa.



4 COMMENT:

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar biar saya senang

latest 'gram from @ainun_isnaeni